Site icon Narasione.com

Duet Merson Simbolon – Nando Adam Resmi Ramaikan Bursa Kepemimpinan PWI Sulut

Manado, Narasione.com- Eskalasi pemilihan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara semakin hangat. Tepat pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (19/03/2026), dua figur senior, Merson Simbolon dan Fernandus Yusi Adam, resmi menyerahkan berkas pencalonan mereka kepada pihak panitia.

​Bertempat di Sekretariat PWI Sulut, keduanya diterima langsung oleh Ketua Steering Committee (SC), Jemmy Senduk. Merson Simbolon membidik kursi Ketua PWI Sulut periode 2026-2031, sementara Fernando Adam mencalonkan diri sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Sulut.

​Fernandus, yang akrab disapa Nando, menegaskan bahwa langkahnya maju sebagai calon Ketua DK didasari oleh keinginan kuat untuk menjaga martabat organisasi. Mantan Staf Khusus Bupati Minahasa Utara ini menekankan pentingnya PWI sebagai rumah yang profesional bagi para jurnalis.

​”Target saya adalah memastikan marwah PWI tetap bermartabat. Kita ingin organisasi ini bertransformasi secara lincah di era digital, namun tetap berpijak pada penguatan sumber daya manusia yang berintegritas,” ujar Nando, yang saat ini juga menjabat Ketua Persatuan Jurnalis Biro Minahasa Utara.

​Di sisi lain, Merson Simbolon yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris PWI Sulut, datang dengan pengawalan hangat dari keluarga besarnya. Alumnus Lemhannas RI ini menyatakan bahwa pencalonannya merupakan bentuk pengabdian untuk membawa PWI Sulut ke level yang lebih tinggi.

​“Saya datang mendaftar dengan dukungan penuh dari istri dan anak-anak. Visi saya sederhana namun mendalam: ingin membesarkan organisasi ini dan mencetak insan pers di Sulawesi Utara yang kompeten dan menjadi yang terbaik di bidangnya,” pungkas Merson.

​Ketua SC, Jemmy Senduk, mengonfirmasi bahwa pendaftaran akan ditutup tepat pada tengah malam, Kamis (19/03) pukul 00:00 WITA. Hingga saat ini, panitia terus mematangkan persiapan administrasi para calon yang masuk.

​Sebelumnya, Ketua PWI Sulut petahana, Voucke Lontaan, menyambut baik dinamika ini. Ia mengingatkan bahwa seluruh anggota memiliki hak konstitusi yang sama sesuai PD/PRT organisasi.

​”Setiap anggota punya peluang. Siapa yang akan memimpin, mari kita buktikan dalam ‘pertarungan’ di landasan pacu pada konferensi provinsi, 31 Maret 2026 mendatang,” tegas Lontaan.

Exit mobile version