Perdana di Gelar Selang Puluhan Tahun, Perayaan Natal Pemerintah Desa Laikit Tahun 2025 Khusyuk!

Minahasa Utara573 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com- Pemerintah Desa Laikit dibawa Pimpinan Penjabat Sementara (PJs) Hukum Tua Desa Laikit Irwanto Anthonio Senduk SE MSi menggelar Ibadah Perayaan Natal Yesus Kristus tahun 2025, Jumat (12/12/2025) di Balai Desa Laikit.

Ibadah dipimpin Oleh Pendeta Joutje Mokodaser STh, mengambil bacaan dalam Kitab Injil, 1 Yohanes 4 ayat 8 yang bunyinya; Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah.

banner 336x280

Di dalam Alkitab menegaskan bahwa kasih adalah esensi dari Allah, dan karena itu, seseorang yang tidak menunjukkan kasih tidak benar-benar mengenal Allah atau tidak hidup dalam kasih-Nya.

“Makna mengenal Allah berarti hidup dalam kasih, karena Allah adalah sumber dari kasih itu sendiri, dan kasih-Nya diwujudkan melalui pengorbanan Yesus Kristus, yang mendorong umat-Nya untuk saling mengasihi,” kata Pendeta Joutje saat membawakan Firman Tuhan.

Sementara itu, Dalam sambutan PJs Hukum Tua Desa Laikit Irwanto Anthonio Senduk, mengatakan, puji syukur kehadirat Tuhan karena saat ini, kita semua masih diberikan kesempatan untuk bersama-sama berkumpul untuk memaknai perayaan Natal.

“Sebenarnya kegiatan Natal ini, tidak direncanakan sebelumnya, namun mengingat pentingnya makna Natal, saya bersama perangkat desa menggelar rapat dan membahas rencana ini, kemudian membahasnya bersama Badan Kerja Sama Antara Umat Beragama (BKSAUA) . Puji Tuhan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dan saya percaya ini bisa terlaksana karena kemurahan hati Tuhan,” ujar Irwanto.

“Atas nama Pemerintah dan Perangkat Desa Laikit, mengucapkan Selamat Natal Tahun 2025, damai sukacita Natal Yesus Kristus menyertai kita semua, ” tambah Irwanto yang juga Sekretaris Kecamatan Dimembe.

Terpisah, Camat Dimembe Ansye Dengan S.Sos dalam sambutannya berharap, melalui perayaan natal ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki hubungan diantara pemerintah dan masyarakat.

“Kiranya momentum perayaan natal ini, tidak hanya sebatas tradisi, perayaan semata, ataupun seremonial melainkan bersatu hati dalam kebersamaan memperingati kelahiran Juruselamat sebagai momentum evaluasi dalam bermasyarakat,” pungkasnya. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *