Bukan Sekadar Seremonial, Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Manado Jadi Bukti Kuatnya Sinergi Pusat-Daerah

banner 468x60

Manado, Narasione.com– Pintu pesawat kepresidenan perlahan tertutup di Bandara Sam Ratulangi, Selasa (23/12/2025), namun semangat pembangunan yang ditinggalkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih terasa hangat di Sulawesi Utara.

banner 336x280

Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, secara langsung mengantarkan kepulangan sang Wapres setelah menuntaskan agenda kerja dua hari yang sarat makna.

​Kunjungan kali ini tidak hanya bicara soal protokoler, tetapi menyentuh aspek paling mendasar bagi warga Sulut: toleransi dan ketahanan pangan.
​Dari Mimbar Natal hingga Hiruk Pikuk Pasar.

Agenda Wapres dimulai dengan nuansa spiritual di GOR Duasudara, Bitung. Menghadiri Natal bersama warga, kehadiran Gibran seolah menegaskan bahwa Sulawesi Utara tetap menjadi laboratorium kerukunan terbaik di Indonesia.

​Namun, fokus Wapres tidak berhenti pada perayaan. Keesokan paginya, ditemani Gubernur Yulius, Gibran memilih berbaur dengan pedagang di Pasar Bersehati, Manado. Mereka turun langsung mengecek harga cabai, beras, dan daging.

Langkah ini merupakan instruksi implisit agar pemerintah daerah tidak lengah menjaga daya beli masyarakat di tengah euforia libur akhir tahun.

​Gubernur Yulius Selvanus menegaskan, bahwa kunjungan ini bukan sekadar ajang “foto bersama”. Baginya, ada tanggung jawab besar yang harus segera dieksekusi pasca-kepulangan Wapres ke Jakarta.

​”Perhatian Bapak Wapres adalah energi tambahan bagi kami. Bukan hanya soal ekonomi, tapi soal bagaimana pusat dan daerah berjalan seiringan. Kami akan memastikan setiap arahan, mulai dari stabilitas harga hingga keamanan ibadah Natal, berjalan tanpa hambatan,” tegas Gubernur Yulius.

​Selama kunjungan, dialog antara Pemprov Sulut dan Pemerintah Pusat berlangsung intens. Isu-isu strategis seperti percepatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat menjadi menu utama diskusi.

​Jabat tangan erat antara Yulius dan Gibran di tangga pesawat menjadi simbol kuat bahwa Sulawesi Utara kini berada dalam radar prioritas nasional.

Dengan berakhirnya kunjungan ini, Bumi Nyiur Melambai optimis menyambut 2026 dengan fondasi ekonomi dan kerukunan yang lebih kokoh. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *