Bupati Joune Ganda Beri ‘Karpet Merah’, Pemkab Minut Jemput Bola Rampungkan Izin Hotel Marriott Likupang

Minahasa Utara190 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com– Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) mengambil langkah proaktif guna mempercepat kesiapan infrastruktur di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang. Melalui skema “jemput bola”, pemkab berupaya memastikan seluruh dokumen legalitas hotel bintang lima, Marriott Likupang Resort and Spa, beres sebelum resmi beroperasi.

​Atas arahan langsung dari Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Minut, Richard J.H. Dondokambey, meninjau langsung progres di lapangan pada Selasa (9/6/2026).

banner 336x280

Peninjauan ini difokuskan pada pemenuhan regulasi perizinan menjelang rencana soft opening yang dibidik pada September 2026 mendatang.

​”Aksi turun lapangan ini menjadi bukti konkret komitmen Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung. Kami ingin memberikan karpet merah bagi investasi, namun di saat yang sama tetap memastikan semua pelaku usaha patuh terhadap aturan hukum yang berlaku,” kata Richard.

​Sejauh ini, dokumen mendasar seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)—yang sebelumnya dikenal sebagai IMB—serta Izin Lingkungan untuk bangunan utama koridor hotel dipastikan telah rampung. Namun, DPM-PTSP mencatat masih ada sejumlah fasilitas penunjang yang dokumen izinnya sedang dalam tahap pengajuan.

​Di samping itu, pihak manajemen saat ini tengah merampungkan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Begitu pula dengan dokumen pendukung operasional lainnya, seperti Surat Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol (ITMB), yang kini tinggal menunggu penerbitan setelah tim teknis selesai melakukan verifikasi lapangan.

​Kesiapan Fasilitas di Fase Awal
​Pada tahap awal pembukaan bulan September nanti, Marriott Likupang Resort and Spa bakal mengoperasikan sejumlah akomodasi dan fasilitas premium di area Tower 1, di antaranya:

​Sektor Akomodasi: Menyediakan 320 unit kamar yang terbagi dalam 3 variasi tipe, didukung oleh 10 unit water villa (villa laut) serta 5 unit villa darat.

​Fasilitas Rekreasi: Pusat kebugaran dan spa internasional, wahana bermain air (water park), beach club, olahraga air, hingga pusat kegiatan menyelam (diving center).

​Untuk area Tower 2 sendiri dijadwalkan masuk dalam target ekspansi dan pembangunan jangka panjang (future development).

​Di sisi lain, Wakil Bupati Minahasa Utara, Kevin William Lotulung, memberikan sinyal positif atas perkembangan proyek strategis nasional ini.

Menurutnya, beroperasinya jaringan hotel kelas dunia di Likupang akan menjadi daya tarik utama dalam menggaet pasar pelancong regional maupun global.

​”Marriott Likupang kini berdiri sebagai ikon baru sektor pariwisata di Sulawesi Utara. Kami optimistis kehadiran investasi sebesar ini mampu menggerakkan roda ekonomi hilir, menciptakan multiplier effect, dan menyerap tenaga kerja lokal secara signifikan,” tutur Kevin. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *