Jakarta, Narasione. Com– Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, mengambil langkah taktis untuk memastikan setiap proyek pembangunan di Kabupaten Minahasa Utara, berjalan tanpa hambatan dan tepat sasaran.
Dengan menggandeng PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara resmi memperkuat sistem penjaminan proyek daerah melalui penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di Kantor Pusat Jamkrindo, Jakarta, Selasa (9/12/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Joune Ganda menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan upaya proteksi agar anggaran daerah benar-benar terkonversi menjadi manfaat nyata bagi publik.
“Intinya adalah kepastian. Kita ingin memastikan setiap proyek, mulai dari tahap penawaran hingga pemeliharaan, memiliki jaminan risiko yang jelas. Jangan sampai ada proyek mangkrak atau kualitasnya di bawah standar karena masalah teknis yang seharusnya bisa dimitigasi sejak awal,” ungkap Joune Ganda usai menandatangani naskah kerja sama dengan Plt. Direktur Utama PT Jamkrindo, Abdul Bari.
Menurut Joune, kolaborasi yang mencakup layanan suretyship (penjaminan) ini akan menjadi “pagar pengaman” bagi APBD Minahasa Utara. Layanan ini meliputi jaminan penawaran, pelaksanaan, uang muka, hingga jaminan pemeliharaan.
Bagi Bupati Joune, mekanisme ini krusial agar masyarakat tidak dirugikan oleh keterlambatan pembangunan infrastruktur.
“Masyarakat Minahasa Utara berhak menikmati fasilitas publik yang berkualitas dan tepat waktu. Dengan menggandeng Jamkrindo, kita mempersempit celah risiko kegagalan proyek. Jadi, ini soal akuntabilitas kami kepada rakyat,” tegas Bupati yang dalam kesempatan itu didampingi oleh Kepala Bappeda Hanny Tambani dan sejumlah pejabat teras Pemkab Minut lainnya.
Peluang Bagi Pelaku Usaha Lokal
Lebih jauh, Joune menuturkan bahwa kerja sama ini juga membawa angin segar bagi sektor ekonomi lokal. Ia melihat potensi besar bagi pelaku usaha konstruksi lokal dan UMKM untuk “naik kelas” melalui kemitraan ini.
“Selain efisiensi anggaran, ada aspek pemberdayaan. Pelaku usaha lokal kita bisa mendapatkan akses pendampingan dan kredibilitas lebih baik melalui skema penjaminan ini. Kita ingin ekosistem usaha di Minut tumbuh sehat dan kompetitif,” tambahnya.
Dukungan Penuh Jamkrindo
Di sisi lain, Plt. Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, mengapresiasi inisiatif Bupati Joune Ganda yang dinilainya sangat serius membenahi tata kelola proyek pemerintah.
“Kami melihat komitmen Pak Bupati sangat kuat dalam hal governance. Jamkrindo siap mendukung penuh agar pelaksanaan proyek di Minahasa Utara berjalan sesuai ketentuan dan transparan,” ujar Abdul Bari.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam agenda strategis ini antara lain Kepala Dinas Pendidikan Jofieta Supit, Kepala BRIDA Lidya Warouw, serta jajaran Kabag terkait. Sementara dari pihak Jamkrindo, hadir Pemimpin Wilayah IX Makassar Abdillah Putera dan Pemimpin Cabang Manado Juino R. Mangube.
Diketahui, kesepakatan ini akan segera ditindaklanjuti dengan perjanjian teknis operasional agar implementasinya dapat segera dirasakan dalam tahun anggaran berjalan.(Ficky)














