Henry Walukow Ajak Warga Sulut Rawat Toleransi Lewat Nilai Pancasila

DPRD SULUT, Manado31 Dilihat
banner 468x60

Manado, Narasione.com- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Henry Walukow, mengajak masyarakat menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat toleransi, merawat kerukunan, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Menurut Henry, peringatan setiap 1 Oktober itu tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Nilai-nilai Pancasila harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan sosial yang saling menghargai di tengah perbedaan suku, agama, budaya, dan pandangan hidup.

banner 336x280

“Pancasila memiliki makna mendalam dalam menjaga keutuhan NKRI, terutama di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan hidup masyarakat Indonesia,” ujar Henry.

Ia menilai, keberagaman yang menjadi ciri khas Sulawesi Utara merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama. Sikap saling menghormati, solidaritas, dan kesediaan untuk hidup berdampingan secara damai menjadi bagian penting dalam mempertahankan kerukunan di daerah ini.

Bagi Henry, toleransi bukan sekadar menerima kenyataan bahwa masyarakat memiliki perbedaan. Lebih dari itu, toleransi menuntut kesediaan setiap orang untuk menghormati hak, keyakinan, dan pilihan orang lain tanpa menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk memecah persaudaraan.

Karena itu, pengamalan Pancasila perlu terlihat dalam tindakan nyata. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial harus menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi benteng terhadap sikap intoleran yang dapat mengancam keharmonisan.

Henry juga menyoroti pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Menurutnya, pemahaman terhadap dasar negara tidak cukup hanya melalui hafalan lima sila, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun pergaulan sehari-hari.

Di tengah kehidupan demokrasi, ia mengingatkan bahwa perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Namun, setiap perbedaan perlu disikapi secara dewasa dengan mengedepankan dialog, musyawarah, dan semangat gotong royong.

Perbedaan pandangan, lanjutnya, tidak seharusnya menghilangkan rasa persaudaraan ataupun mengesampingkan kepentingan bersama.

Sebagai anggota Komisi I DPRD Sulut dari daerah pemilihan Minahasa Utara–Bitung, Henry turut menegaskan komitmennya memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui proses legislasi yang adil, demokratis, dan berlandaskan konstitusi.

Ia berharap semangat Hari Kesaktian Pancasila terus hidup dalam keseharian masyarakat Sulawesi Utara. Dengan menjaga toleransi dan memperkuat persatuan, kerukunan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan daerah dapat terus dipertahankan di tengah dinamika kehidupan sosial.

“Pancasila harus menjadi pegangan bersama, bukan hanya untuk diperingati, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” demikian semangat yang ditekankan dalam ajakan tersebut.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *