Jadi Pelopor Kepedulian Sosial, Gio Idol Bantu Anak Putus Sekolah di Minahasa Utara

Minahasa Utara198 Dilihat
banner 468x60

​Minut, Narasione.com- Langkah Anugerah Christiano Katiha (14) untuk meraih cita-cita sempat terancam kandas. Terkendala masalah ekonomi dan rumitnya urusan administrasi, remaja asal Wori, Minahasa Utara ini terpaksa berhenti di tengah jalan saat mengenyam pendidikan di SDN 63 Manado.

​Kini, harapan itu kembali terbuka. Nasib Anugerah yang tinggal bersama kakeknya yang akrab disapa Opak, mendapat perhatian langsung dari musisi asal Manado, Gio Lelaki (Gio Idol), melalui lembaga sosialnya, Yayasan Gio Lelaki Peduli.

banner 336x280

​Mendengar kabar soal kondisi Anugerah, Gio bergerak cepat. Ia turun langsung mengurus berkas perpindahan kependudukan dari Kota Manado ke Kabupaten Minahasa Utara. Tak butuh waktu lama, berkat sinergi bersama pemerintah setempat dan dukungan aktivis muda Minahasa Utara, William Luntungan, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) serta kelengkapan dokumen sekolah Anugerah rampung di Disdukcapil Minahasa Utara.

​Bukan sekadar urusan dokumen di atas kertas, seluruh kebutuhan fisik Anugerah untuk kembali ke sekolah, mulai dari seragam hingga alat tulis ditanggung sepenuhnya oleh pihak yayasan.

​”Kami tidak ingin ada anak-anak di Sulawesi Utara yang terputus cita-citanya hanya karena kendala seragam atau administrasi. Melalui Yayasan Gio Lelaki Peduli, kami berkomitmen untuk terus bergerak mendata dan membantu anak-anak kurang mampu serta korban bencana agar bisa bersekolah kembali,” ujar Gio.

​Inisiatif tersebut menuai respons positif dari warga dan tokoh masyarakat setempat. Langkah Gio dinilai menjadi angin segar di tengah masih adanya anak-anak usia sekolah yang luput dari akses pendidikan formal.

​William Luntungan menuturkan, kepedulian Gio sejatinya menjadi tamparan sekaligus dorongan bagi anak muda lain yang memiliki kemampuan finansial lebih. Menurutnya, kepedulian seperti ini bukan soal mampu atau tidak, melainkan ada atau tidaknya niat untuk bergerak.

​”Banyak generasi muda yang mampu, tapi saat ini saya lihat, Gio menjadi pelopor bagi generasi muda yang benar-benar mewujudkan hal itu,” kata William.

​Melalui aksi ini, Yayasan Gio Lelaki Peduli menegaskan fokus geraknya untuk terus menyisir anak-anak rentan di Sulawesi Utara agar tidak ada lagi cerita tentang cita-cita yang terkubur hanya karena persoalan biaya dan selembar surat administrasi.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *