Lomba Jalan Sore dan Story Telling, Warnai Pembukaan HUT Tumaluntung ke-856

Richard Kamagi Ajak Warga Perkuat Kebersamaan

Minahasa Utara69 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com– Rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-856 Desa Wisata Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), resmi dimulai pada Minggu (1/11/2026).

Pembukaan peringatan HUT desa yang puncaknya akan dilaksanakan pada 27 Desember 2026 mendatang itu diawali dengan Lomba Jalan Sore yang melibatkan warga dari Jaga 1 hingga Jaga 18.

banner 336x280

Suasana kebersamaan dan antusiasme masyarakat mewarnai kegiatan tersebut. Seluruh elemen masyarakat turut ambil bagian dalam memeriahkan agenda tahunan yang menjadi momentum penting bagi Desa Tumaluntung.

Hukum Tua Desa Tumaluntung, Richard S. Kamagi, S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan pembukaan HUT ke-856 tersebut.

Menurutnya, peringatan hari jadi desa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga persatuan di tengah masyarakat.

“Kiranya acara pembukaan hari ini dapat menjadi momentum kebersamaan, momen bagi kita untuk selalu bersatu sebagai warga masyarakat Desa Tumaluntung,” ungkap Kamagi.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus mengedepankan nilai-nilai kebersamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, yakni baku-baku bae, baku-baku sayang, maleo-leosan, matombo-tombolan, dan masawang-sawangan.

Kamagi berharap semangat tersebut tidak hanya terasa selama rangkaian perayaan HUT, tetapi terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Tumaluntung.

Ia pun mengharapkan seluruh agenda yang telah disiapkan dapat berjalan lancar hingga acara puncak pada 27 Desember nanti, dengan tetap mengandalkan penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Setelah Lomba Jalan Sehat yang diikuti perwakilan Jaga 1 sampai Jaga 18, rangkaian kegiatan pembukaan akan ditutup dengan Lomba Story Telling.

Berbagai kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi, menunjukkan kreativitas, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap desa yang telah memasuki usia ke-856 tahun.

“Kiranya semua rangkaian kegiatan ini boleh berjalan dengan baik sampai acara puncak nanti, semuanya dalam perkenaan Tuhan. Terima kasih dan Tuhan memberkati,” tutup Kamagi. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *