Peringati Hari Lahir ke-73, KPU Minut Berbagi Kasih dan Perkuat Kesiapan Teknis Pemilu

Minahasa Utara120 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com– Peringatan Hari Lahir Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke-73 dimaknai secara berbeda oleh KPU Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Alih-alih menggelar perayaan secara meriah, lembaga penyelenggara pemilu ini memilih mengisinya dengan aksi sosial sekaligus memperkuat kesiapan teknis jajaran internal.

Bertempat di Aula Kantor KPU Minut, Jumat (6/11/2026), jajaran komisioner bersama sekretariat KPU Minut menyerahkan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Rumah Kasih Doulos.

banner 336x280

Ketua KPU Minut, Hendra Lumanauw, mengatakan peringatan hari lahir lembaga tersebut harus menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar seremoni tahunan.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu bentuk kontribusi institusi dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami tidak ingin terjebak dalam perayaan yang sifatnya hura-hura. Berbagi dengan anak-anak di Panti Asuhan Rumah Kasih Doulos jauh lebih bermanfaat. Keberadaan institusi ini harus membawa dampak langsung ke masyarakat,” ujar Hendra.

Di sisi lain, Hendra menegaskan bahwa peringatan HUT ke-73 juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran KPU Minut untuk tetap konsisten menjalankan tugas dan tanggung jawab penyelenggaraan pemilu.

Ada tiga hal yang menjadi perhatian utama, yakni pemutakhiran data pemilih, penguatan kapasitas badan ad hoc, serta keterbukaan informasi publik.

Pada aspek pemutakhiran data pemilih, KPU Minut terus melakukan pencermatan dan penyisiran data hingga tingkat kelurahan guna memastikan data pemilih tetap akurat sekaligus meminimalkan potensi persoalan dalam proses pemilu.

Selanjutnya, penguatan badan ad hoc dilakukan melalui peningkatan kapasitas teknis Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Langkah ini dinilai penting agar seluruh tahapan di lapangan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Sementara dalam hal keterbukaan informasi, KPU Minut berkomitmen memastikan proses maupun kebijakan penyelenggaraan pemilu dapat diakses masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.

Hendra mengingatkan, profesionalisme dan integritas tetap menjadi modal utama bagi setiap jajaran penyelenggara dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.

“Tugas kami di lapangan itu kerja teknis dan pelayanan. Warga butuh jaminan bahwa hak pilih mereka terdata dan dikawal dengan jujur. Itu fokus utama kami,” tegasnya.

Melalui momentum HUT ke-73 ini, KPU Minut berharap semangat pengabdian tidak hanya tercermin dalam kegiatan sosial, tetapi juga diwujudkan melalui kerja-kerja kelembagaan yang profesional, transparan, dan berintegritas. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *