Puncak Pemilihan Keke-Utu Minut 2026: Enjelita dan Ritchel Sabet Gelar Utama

Minahasa Utara699 Dilihat
banner 468x60

MINUT, Narasione.com – Ajang pemilihan Keke-Utu Minahasa Utara (Minut) 2026 mencapai puncaknya. Grand final yang berlangsung di Sutan Raja Convention Centre, Sabtu (24/10/2026), menjadi panggung bagi para finalis muda untuk menunjukkan kemampuan, kepribadian, serta potensi mereka dalam mempromosikan daerah.

Kegiatan tahunan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Minahasa Utara ini tidak sekadar menjadi kontes penampilan. Para peserta juga dituntut menunjukkan wawasan, bakat, dan perilaku yang mencerminkan karakter generasi muda Tanah Tonsea.

banner 336x280

Penilaian mengacu pada tiga aspek utama, yakni Brain, Beauty, dan Behavior. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam melihat potensi finalis sebagai representasi generasi muda sekaligus duta pariwisata daerah.

Grand final tahun ini menghadirkan lima orang dewan juri dengan latar belakang berbeda. Mereka adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Ir. Novry G. Wowiling; Kepala Disparbud Minut, Jein Barantian, S.E., M.Si.; Bobby Hamenda; Kristina N. Kindangen, S.E.; serta Karina Moudy Widodo, Puteri Indonesia Pariwisata 2026 sekaligus Miss Cosmo Indonesia 2026.

Kehadiran para juri tersebut menjadi bagian dari proses penilaian terhadap para finalis yang tampil dalam babak penentuan.

Dalam hasil akhir kompetisi, tiga pasangan terbaik Keke-Utu Minut 2026 menjadi perhatian. Mereka terdiri atas Nicely Acung, Enjelita Wongkar, Juan Sinadia, Angely Laimena, Ritchel Pusung, dan Mathew Runtunuwu.

Enjelita Wongkar dari CV Noel Putra Tonsea terpilih sebagai Keke Minut 2026. Ritchel Pusung terpilih sebagai Utu Minut 2026.

Sementara, Nicely Acung terpilih Wakil 1 Keke Minut 2026 dan Mathew Runtunuwu Wakil 1 Itu 2026 dan Angely Laimena dan Juan Sinadia masing-masing meraih posisi Wakil 2.

Pemilihan Keke-Utu menjadi ruang bagi generasi muda Minahasa Utara untuk mengembangkan potensi diri, sekaligus memperkuat promosi pariwisata dan kebudayaan daerah. Melalui ajang ini, para finalis diharapkan mampu membawa identitas serta kekayaan budaya Tanah Tonsea kepada masyarakat yang lebih luas. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *