Akselerasi Digitalisasi Desa, Bupati Minahasa Utara Gandeng Jaringan Diaspora Global

banner 468x60


Minut, Narasione.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus memacu transformasi digital di tingkat pedesaan. Langkah ini dipertegas oleh Bupati Joune Ganda melalui pertemuan strategis secara virtual dengan jaringan diaspora Indonesia dari berbagai belahan dunia pada Jumat (24/4/2026).

​Kolaborasi yang dijalin bersama Indonesian Diaspora Network Global ini bertujuan untuk menyinergikan ide dan sumber daya dalam membangun desa yang berkelanjutan melalui teknologi. Dalam forum tersebut, Bupati Joune Ganda berdiskusi langsung dengan tokoh-tokoh diaspora seperti Hila Kopong dari Australia, Natalia Wijaya dari Jerman, dan Jeffrey Liando dari Amerika Serikat.

banner 336x280

“Kami sangat menghargai kontribusi rekan-rekan diaspora yang mau berbagi gagasan untuk memajukan pembangunan dari akar rumput, yaitu desa,” ungkap Joune Ganda.

Meski Minahasa Utara dikenal progresif dalam pengembangan sistem informasi desa, Bupati mengakui masih ada tantangan besar di lapangan. Masalah infrastruktur, seperti stabilitas pasokan listrik dan jangkauan internet yang belum merata di pelosok, tetap menjadi hambatan utama dalam mewujudkan desa mandiri yang sepenuhnya digital.

Selain fisik, tantangan sumber daya manusia juga menjadi sorotan. Bupati Joune menekankan agar pemilihan sistem digital tidak dilakukan secara bongkar pasang yang justru menyulitkan perangkat desa.
​”Kita butuh sistem yang berkelanjutan dan memiliki masa pakai yang lama. Yang paling penting, teknologi ini harus selaras dengan program pusat, terutama dalam mendukung kebijakan Satu Data Indonesia,” tambahnya.

Lebih jauh, Bupati melihat diaspora sebagai jembatan emas bagi produk unggulan desa untuk menembus pasar internasional. Ia berharap para diaspora dapat memberikan pendampingan terkait standardisasi kualitas produk agar mampu bersaing di pasar global.

Pertemuan ini juga melibatkan akademisi dari Universitas Sam Ratulangi, pihak OpenDesa, serta jajaran pejabat Pemkab Minahasa Utara, mulai dari Bappeda hingga Dinas Kominfo. Diskusi ini diharapkan melahirkan kebijakan konkret yang efektif untuk masa depan digital Minahasa Utara.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *