Minut, Narasione.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kian mematangkan persiapan eksekusi Youth Climate Action Fund (YCAF). Langkah strategis ini ditegaskan dalam forum evaluasi regional yang melibatkan seluruh City Lead pemerintah daerah penerima program YCAF se-kawasan Asia-Pasifik, Kamis (23/7/2026).
Dalam pertemuan virtual yang dipandu Coach YCAF Asia-Pasifik Tim Tomson dan Doni Marmer tersebut, City Lead sekaligus Program Officer YCAF Minahasa Utara, Sefferson Sumampouw, memaparkan capaian serta kesiapan daerahnya dalam menggandeng generasi muda mengoperasionalkan agenda aksi iklim.
”Kami berencana meluncurkan agenda Call to Action YCAF Minahasa Utara dalam waktu dekat. Peluncurannya bakal diresmikan langsung oleh Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, bertepatan dengan pembukaan rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia,” ujar Sefferson.
Langkah Pemkab Minahasa Utara mengawinkan momentum Peringatan Kemerdekaan dengan peluncuran program lingkungan hidup ini menuai apresiasi positif dari manajemen YCAF Asia-Pasifik. Kolaborasi ini dinilai efektif membakar semangat nasionalisme pemuda yang diwujudkan melalui aksi nyata penyelamatan lingkungan.
Peluncuran program ini bakal dikemas interaktif lewat kegiatan edukatif penukaran sampah plastik, bekerja sama dengan bank sampah binaan PT AQUA.
Untuk memacu partisipasi publik, panitia menyiapkan apresiasi berupa kaos bagi 81 warga pertama yang menyerahkan minimal satu kilogram sampah plastik. Penghargaan serupa juga disiapkan bagi 55 pemuda awal yang sebelumnya telah mendaftarkan minat dalam gerakan YCAF ini.
Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, menegaskan bahwa keterlibatan kaum muda dalam skema YCAF bukan sekadar formalitas partisipasi, melainkan investasi kepemimpinan masa depan.
”Lewat YCAF, kami ingin anak-anak muda Minahasa Utara tampil di depan. Bukan cuma jadi penonton atau penerima manfaat pembangunan, tapi betul-betul menjadi pencipta solusi, inovator, sekaligus mitra sejajar pemerintah daerah dalam merespons tantangan perubahan iklim,” kata Joune.
Sebagai gerakan global, program prioritas pendanaan dari Bloomberg Philanthropies ini tercatat telah menjangkau lebih dari 300.000 pemuda di berbagai belahan dunia. Inisiatif tersebut sukses melahirkan ribuan ruang hijau, penanaman jutaan pohon dan tanaman, penyediaan kebun komunitas, hingga pengelolaan ratusan ribu ton sampah daur ulang.
Tak sekadar berdampak pada fisik lingkungan, kehadiran YCAF terbukti mengakselerasi tingkat kepercayaan publik (public trust). Data evaluasi mencatat, tingkat kepuasan dan kepercayaan peserta muda terhadap kepemimpinan pemerintah daerah melonjak drastis dari 61 persen menjadi 83 persen.
Di sisi lain, kepercayaan diri generasi muda dalam menginisiasi solusi lingkungan juga merangkak naik ke angka 90 persen.
CEO Bloomberg Philanthropies, Patricia E. Harris, menekankan bahwa integrasi pemerintah lokal dan pemuda merupakan kunci pembenahan komunitas abad ini. Minahasa Utara bekerja sama dengan jaringan global seperti @BloombergDotOrg, @publicinno, @C40cities, dan @UCLG_Org siap membuka pendaftaran proposal terbuka (open call) bagi pemuda rentang usia 15–24 tahun untuk merealisasikan ide-ide kreatif pemulihan iklim.
Melalui langkah ini, Minahasa Utara kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah paling progresif di Indonesia dalam mengawal pembangunan berwawasan lingkungan dan pemberdayaan kepemudaan. (Ficky)












