Bupati Joune Ganda: Produk Kriya Minahasa Utara Siap Tembus Pasar Global

Minahasa Utara73 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, Narasione.com- Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendampingi produk kerajinan dan ekonomi kreatif lokal agar mampu menembus pasar nasional hingga kancah internasional.

Komitmen tersebut disampaikan Joune saat meninjau langsung stan pameran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Minahasa Utara dalam ajang Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (26/9). Didampingi jajaran pengurus, ia tampak teliti mengamati berbagai produk unggulan karya perajin binaan, mulai dari kain khas daerah, produk fesyen, hingga ornamen seni bernuansa budaya lokal.

banner 336x280

“Karya perajin kita kualitasnya luar biasa dan punya daya saing tinggi. Tugas kita bersama adalah terus mendampingi agar produk lokal ini tidak hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi juga mampu melangkah ke panggung global,” ujar Joune di lokasi pameran.

Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang bergengsi ini merupakan momentum strategis untuk memperluas jaringan pemasaran dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Selain itu, para perajin juga mendapat kesempatan mengikuti pelatihan guna meningkatkan kualitas, mempelajari teknik produksi terbaru, serta memperluas inovasi desain.

Joune turut mengapresiasi peran konsisten Dekranasda Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Ny. Rizya Ganda Davega dalam membina para perajin lokal, merawat tradisi, serta menjembatani mereka dengan ekosistem pasar modern.

“Di balik setiap produk yang dipajang hari ini, ada cerita, warisan leluhur, budaya, dan identitas Minahasa Utara yang melekat. Nilai historis inilah yang harus terus kita rawat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Minahasa Utara, Agnes Tumangkeng, memaparkan bahwa pihaknya membawa sejumlah produk Industri Kecil Menengah (IKM) unggulan ke ajang nasional ini. Produk-produk tersebut meliputi kerajinan berbahan daur ulang plastik, kerajinan kayu, hingga aneka produk turunan kelapa.

Kriyanusa 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” dan berlangsung selama lima hari pada 26–30 September 2026. Ajang ini diikuti oleh 415 kabupaten/kota serta ratusan pelaku IKM dari berbagai kementerian, lembaga, dan perwakilan Dekranasda se-Indonesia, serta dimeriahkan dengan peragaan busana, gelar wicara, lokakarya, hingga kompetisi kriya kreatif.

“Minahasa Utara punya potensi kekayaan budaya dan kriya yang tidak ada habisnya. Mari kita dukung dan bangga menggunakan produk lokal. Dari Minahasa Utara, kita persembahkan karya terbaik untuk Indonesia dan dunia,” pungkas Joune.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *