Ciptakan Tata Kelola Bersih, Disdik Minahasa Utara Luncurkan Layanan Publik via WhatsApp

Minahasa Utara88 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com– Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Minahasa Utara mempermudah pola pelayanan publik lewat digitalisasi administrasi. Guna memotong jalur birokrasi yang kerap dikeluhkan berbelit-belit, Disdik Minut resmi mengintegrasikan seluruh urusan aduan dan dokumen ke dalam platform pesan instan WhatsApp.

banner 336x280

​Langkah ini sengaja diambil agar para guru, orang tua siswa, hingga pengelola lembaga pendidikan tidak perlu lagi membuang waktu di kantor dinas.

​Kepala Dinas Pendidikan Minut, Ir. Jofieta N. Supit, M.Si, menegaskan bahwa terobosan ini bukan sekadar mengikuti tren digital, melainkan upaya riil untuk menyumbat celah pungli dan mempercepat respons terhadap kendala di lapangan.

​”Kami ingin menciptakan tata kelola yang bersih dan terbuka. Sistem ini memangkas sumbatan komunikasi, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian urusan tanpa sekat birokrasi,” ujar Jofieta, Rabu (24/6/2026).

​Layanan baru Disdik Minut ini, membagi penanganan ke dalam lima klaster utama yang paling sering diakses publik:

•​Urusan Surat & Rekomendasi: Penanganan ijazah/STTB yang rusak atau hilang, hingga rekomendasi operasional untuk PAUD dan lembaga kursus.

•​Mutasi Siswa: Pengurusan administrasi pindah sekolah, baik antar-kecamatan maupun lintas provinsi.

•​Legalisasi Dokumen: Pengesahan resmi ijazah dan berkas kelulusan.

•​Beasiswa & Bantuan: Validasi dan pengawasan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) serta bantuan daerah agar tepat sasaran.

•​Kanal Aduan Makro: Ruang pelaporan terkait kerusakan fasilitas sekolah, kinerja guru, hingga konflik sosial di lingkungan pendidikan.

​Demi menjaga performa layanan agar tetap responsif, Disdik Minut menugaskan tim operator teknis yang bersiaga penuh sepanjang jam kerja melalui dua nomor berikut:

​Layanan Utama I: 0821-8972-9931
​Layanan Utama II: 0857-9646-1799

​Jofieta menjamin, setiap laporan yang masuk akan ditangani dengan empat prinsip utama: respons cepat, akses mudah, data pelapor dirahasiakan, dan penyelesaian yang akurat.

​”Kami pastikan tim bekerja dengan hati. Setiap urusan administrasi kini memiliki kepastian waktu dan prosedur yang jelas,” pungkasnya. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *