DPRD dan Pemkab Minut Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Proyeksi Anggaran Tembus Rp1,1 Triliun

Uncategorized2 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara resmi memulai tahapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Langkah awal ini ditandai melalui Rapat Paripurna Penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di Gedung Tumatenden, Senin (20/7/2026).

Agenda penting tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Minut, Vonny Rumimpunu, didampingi dua Wakil Ketua, Edwin Nelwan dan Cynthia Imelda Erkles. Jajaran eksekutif hadir lengkap, dipimpin Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, bersama unsur Forkopimda, para pimpinan OPD, direksi BUMD, hingga jajaran camat.

banner 336x280

Dalam pembukaannya, Vonny Rumimpunu menekankan bahwa pembahasan KUA-PPAS merupakan fase krusial sebelum APBD disahkan. Ia mengimbau seluruh legislator dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) untuk mengedepankan objektifitas serta kepentingan publik selama proses penyusunan.

“Setiap rupiah yang dialokasikan wajib memberikan dampak nyata bagi warga Minahasa Utara. Anggaran harus tegak lurus dengan arah dan visi pembangunan daerah,” tegas Vonny.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa penyusunan KUA-PPAS 2027 dirancang berlandaskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Pemkab Minut berkomitmen mengarahkan belanja daerah untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan optimalisasi pelayanan masyarakat.

Sejumlah agenda prioritas yang diusulkan untuk tahun anggaran 2027 mencakup:

  • Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang
  • Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)
  • Penguatan program ketahanan air dan energi (Water Energy Security)
  • Penyelesaian Alun-alun Minut serta pembenahan infrastruktur dasar, fasilitas kesehatan, dan pendidikan.

Ditinjau dari segi finansial, Pemkab Minut memproyeksikan pendapatan daerah pada 2027 berada di angka Rp1,182 triliun. Sementara itu, alokasi belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,183 triliun.

Kendati demikian, Joune menyebut postur anggaran tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi mengalami penyesuaian selama proses pembahasan bersama dewan, sejalan dengan dinamika kondisi fiskal daerah.

“Rancangan ini akan kita bedah bersama sesuai koridor peraturan yang berlaku. Kami berharap diskusi dengan DPRD berjalan konstruktif demi melahirkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran bagi kemajuan Minut,” pungkas Joune.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *