DPRD dan Pemkab Minut Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Fokus Evaluasi Efektivitas Anggaran

Minahasa Utara30 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara bersama Pemerintah Kabupaten resmi menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut disahkan melalui rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Minut, Sabtu (15/8/2026).

Agenda paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Minut, Vonny Rumimpunu, didampingi jajaran Wakil Ketua, Edwin Nelwan dan Cynthia Imelda Erkles. Jalannya rapat dinyatakan sah memenuhi kuorum setelah dihadiri oleh 21 dari total 30 anggota dewan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Wakil Bupati Kevin William Lotulung, Sekretaris Daerah Novly Wowiling, serta jajaran pimpinan perangkat daerah, camat, hingga direksi BUMD.

banner 336x280

Dalam pembukaannya, Vonny Rumimpunu menjelaskan bahwa penyesuaian agenda anggaran ini disusun dengan mempertimbangkan dinamika kondisi daerah, ketersediaan dana, serta pemenuhan kebutuhan prioritas warga. Menurutnya, langkah ini penting agar arah pengalokasian APBD tetap relevan dengan situasi terkini di lapangan.

Senada dengan hal itu, Bupati Joune Ganda memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara jajaran legislatif dan eksekutif selama proses pembahasan. Ia menegaskan bahwa nota kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga kelangsungan pembangunan daerah di tengah keterbatasan ruang fiskal.

“Kapasitas keuangan daerah tentu ada batasnya, sementara tuntutan pembangunan dan pelayanan publik terus bertambah. Fokus kita bukan sebatas menambah besaran anggaran, melainkan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujar Joune.

Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menjadikan momentum perubahan APBD ini sebagai bahan evaluasi kerja. Ia meminta program yang sudah berjalan diuji efektivitasnya guna mengoptimalkan sisa pelaksanaan anggaran tahun 2026 secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *