Manado, Narasione.com-Momentum satu tahun kepemimpinan Gubernur YSK dan Wakil Gubernur JVM di Sulawesi Utara ditandai dengan sebuah pencapaian strategis yang fundamental. DPRD Provinsi Sulawesi Utara resmi memparipurnakan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi periode 2025-2044, sebuah dokumen vital yang akan menjadi “kompas” pembangunan Bumi Nyiur Melambai selama dua dekade ke depan.
Herol Vresly Kaawoan (HVK), Staf Khusus Gubernur yang juga mantan Pimpinan Komisi 1 DPRD Sulut periode 2019-2024, menyebut pengesahan ini sebagai kado istimewa bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurut HVK, Perda RTRW yang baru bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen penting untuk memberikan kepastian hukum bagi para penggerak ekonomi.
“Puji Tuhan, ini adalah peta jalan kita hingga 20 tahun mendatang. Dengan aturan ini, pelaku usaha, investor, hingga penambang rakyat memiliki kejelasan mengenai zonasi wilayah. Mana yang diperuntukkan bagi pertanian, perumahan, pariwisata, hingga sektor pertambangan,” ujar Ketua OKK Gerindra Sulut tersebut, Selasa (24/2/2026) kepada media ini.
Pengesahan ini juga membawa dampak domino bagi daerah di bawahnya, di mana pemerintah Kabupaten dan Kota diwajibkan untuk segera merevisi dan menyelaraskan RTRW mereka dengan regulasi tingkat provinsi.
HVK menekankan bahwa pemutakhiran tata ruang ini akan mempermudah revisi Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi (Ripparprov). Hal ini akan mempertegas arah pengembangan sektor pariwisata Sulut yang dikomandoi oleh Dinas Pariwisata sebagai perangkat daerah pengampu.
Keberhasilan ini, lanjut HVK, merupakan buah dari dorongan kuat Gubernur YSK serta kolaborasi solid antara pihak eksekutif dan legislatif. Selain itu, jaringan nasional yang dimiliki Gubernur di tingkat pusat turut mempercepat tuntasnya pekerjaan rumah yang telah lama didorong oleh kementerian terkait, termasuk Bappenas.
Menanggapi dinamika publik, HVK menyatakan bahwa perbedaan pandangan terhadap sebuah kebijakan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, prioritas utamanya adalah Sulawesi Utara kini memiliki panduan pembangunan yang konkret.
“Yang terpenting, kita sekarang punya peta jalan yang jelas untuk kemajuan Sulawesi Utara. Ini adalah langkah besar menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya sembari menutup dengan doa untuk kesehatan dan kesuksesan Gubernur YSK beserta keluarga dalam memimpin Sulut. (Ficky)












