Hadiri Resepsi Diplomatik AS, Bupati Joune Ganda Bawa Minahasa Utara Masuk Radar Investasi Amerika

Minahasa Utara41 Dilihat
banner 468x60

Surabaya, Narasione.com– Keamanan wilayah dan iklim usaha yang kondusif menempatkan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sebagai salah satu kawasan strategis yang dibidik oleh para investor asal Amerika Serikat (AS) untuk ekspansi bisnis di Indonesia bagian timur.

​Peluang penguatan kerja sama ekonomi ini mengemuka dalam Resepsi Diplomatik Perayaan Hari Kemerdekaan ke-250 Amerika Serikat, yang digelar di Garden Area, Hotel Majapahit, Surabaya, Selasa malam (9/6/2026).

banner 336x280

​Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, yang hadir memenuhi undangan khusus dalam forum bilateral tersebut menyatakan, kehadiran jajaran kepala daerah menjadi indikator penting dalam membaca arah kebijakan investasi asing ke depan.

Hubungan diplomasi yang intens dengan Konsulat AS dinilai sebagai bentuk kepercayaan internasional terhadap stabilitas daerah yang dipimpinnya.

​”Apresiasi dan undangan dari Konsulat Amerika di Surabaya ini menegaskan bahwa Minahasa Utara dipandang sangat positif oleh mitra global, terutama dari sisi kepastian hukum, stabilitas, dan kenyamanan berinvestasi,” tutur Joune di sela-sela kegiatan.

​Menurut Joune, perhelatan diplomatik bertema “Freedom 250” ini berfungsi sebagai jembatan strategis. Acara ini mempertemukan para pengambil kebijakan di daerah dengan para pelaku usaha internasional yang tengah menyusun rencana ekspansi ke berbagai wilayah potensial di Indonesia.

​”Beberapa kepala daerah yang diundang adalah pemimpin wilayah yang menjadi sentra investasi pengusaha AS di wilayah timur. Ini menjadi bukti konkret bahwa Minahasa Utara kini masuk dalam peta prioritas investasi mereka,” jelasnya.

​Resepsi dengan konsep perjamuan terbuka (garden party) ini dipimpin langsung oleh Kuasa Usaha Ad Interim (Chargé d’Affaires a.i.) AS untuk Indonesia, Duta Besar Peter M. Haymond, bersama Konsul Jenderal AS di Surabaya, Christopher Green.

Agenda terbatas ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah, tokoh publik, serta para pelaku bisnis terkemuka.
​Melalui momentum ini, hubungan bilateral antara pemerintah daerah di Indonesia dan Amerika Serikat diharapkan tidak lagi sekadar hubungan diplomasi di atas kertas, melainkan segera terwujud dalam proyek konkret di sektor pembangunan infrastruktur, ekonomi berkelanjutan, dan investasi sektoral yang berdampak langsung bagi masyarakat.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *