Joune Ganda Bakar Semangat Kader, Pertahankan Kejayaan PDIP di Tanah Tonsea

Minahasa Utara53 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bergerak cepat memanaskan mesin partai.

Melalui gelaran Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang dihelat di JG Center pada Kamis (28/5/2026), partai berlambang banteng moncong putih ini resmi merampungkan restrukturisasi kepengurusan di tingkat kecamatan.

banner 336x280

​Langkah ini mempertegas kesiapan PDIP Minut dalam mempertahankan dominasi politik dan mengamankan kembali kursi eksekutif pada kontestasi Pilkada mendatang.

​Ketua DPC PDIP Minut, Joune Ganda, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas soliditas kader yang berhasil menuntaskan pembentukan struktur Pengurus Anak Cabang (PAC) yang baru. Menurutnya, tuntasnya kepengurusan ini merupakan modal awal yang krusial bagi kekuatan organisasi.

​”Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan atas ditetapkannya formasi kepengurusan PAC yang baru. Ini adalah energi baru bagi gerak langkah partai ke depan,” kata Joune di hadapan ratusan kader yang memadati lokasi kegiatan.


Sebagai partai yang dikenal memiliki disiplin organisasi yang ketat, Joune mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap garis instruksi pimpinan. Ia menekankan bahwa kekuatan utama PDIP terletak pada kesatuan gerak dan asas satu komando.

​”Kita berada di dalam rumah besar partai yang terpimpin. Artinya, setiap keputusan yang telah diambil oleh pimpinan tertinggi adalah amanat yang wajib kita jalankan bersama secara total dan bertanggung jawab,” tegas Joune.

​Ia juga menambahkan bahwa target mempertahankan kemenangan mutlak di Tanah Tonsea hanya bisa dicapai jika seluruh elemen bergerak bersama. Semangat gotong royong yang menjadi ideologi dasar partai harus diimplementasikan secara nyata dalam kerja-kerja politik di lapangan, bukan sekadar slogan.

​Menjaga Basis ‘Wong Cilik’
Menutup arahannya, figur yang kini menjabat sebagai Bupati Minut tersebut mengingatkan para pengurus yang baru dilantik agar tidak jemawa. Mengingat posisi PDIP saat ini sebagai pemegang tampuk kekuasaan di eksekutif Minut, kader justru dituntut untuk semakin membumi.

​Joune berpesan agar sekat antara struktur partai dan masyarakat akar rumput harus dikikis habis. PDIP, menurutnya, harus tetap konsisten memegang khitah asalnya sebagai pelindung rakyat kecil.

​”Identitas kita adalah Partai Wong Cilik. Jangan pernah menjauh atau membangun jarak dengan masyarakat. Pengurus yang baru harus langsung turun, hadir, dan menjadi solusi di tengah-tengah persoalan yang dihadapi rakyat,” pungkas Joune. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *