Manado Jadi Laboratorium Toleransi Dunia, Selebrasi Paskah Nasional 2026 Rangkul 165 Denominasi Gereja

Manado241 Dilihat
banner 468x60

Manado, Narasione.com– Kawasan Megamas Manado berubah menjadi lautan jemaat pada Rabu (8/4/2026). Puluhan ribu umat Kristiani dari berbagai penjuru berkumpul untuk merayakan Paskah Nasional 2026. Mengusung tema sentral “Supaya Kita Menjadi Satu” yang diambil dari Yohanes 17:21, acara ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan simbol kuat kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

​Dalam khotbahnya, Pendeta Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th, menekankan bahwa Paskah tahun ini harus menjadi momentum bagi umat untuk menyatu dengan Kristus sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-suku dan ras. Ia mengajak jemaat untuk merefleksikan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

banner 336x280

​”Mari kita jadikan momen ini untuk memperkuat toleransi di negara tercinta. Kita tolak segala bentuk intoleransi dan perkuat moderasi beragama,” ujar Pendeta Adolf. Ia juga mengajak masyarakat mendukung visi misi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun bangsa.

​Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI Yulius Selvanus, SE, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Manado sebagai tuan rumah. Ia mencatat sekitar 60 ribu jemaat hadir memadati lokasi acara.

​”Kehadiran massa yang luar biasa ini adalah bukti nyata semangat kebersamaan masyarakat Sulut. Terima kasih kepada Bapak Hashim Djojohadikusumo yang telah menggagas kegiatan besar ini di tanah Minahasa,” ungkap Gubernur Yulius.

​Senada dengan hal tersebut, Utusan Khusus Presiden RI sekaligus penggagas acara, Hashim Djojohadikusumo, menyoroti relevansi tema Paskah di tengah ketidakpastian global, seperti konflik di Ukraina dan Timur Tengah. Hashim juga sempat menyinggung dinamika politik dalam negeri, menegaskan bahwa Presiden Prabowo tetap fokus pada program kerakyatan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) meski diterpa berbagai kritik.

​Ketua Panitia, Recky Langie, melaporkan bahwa acara ini berhasil merangkul sekitar 165 denominasi gereja. Ia berharap Sulawesi Utara dapat terus menjadi “laboratorium” kerukunan umat beragama bagi dunia.

​”Dukungan penuh dari Pemerintah Kota Manado, Tomohon, Minahasa, hingga Minahasa Utara menjadi kunci suksesnya pagelaran kebangsaan ini,” kata Recky.

​Tiga Pesan Menteri Agama untuk Kerukunan

​Mewakili Menteri Agama RI, Staf Khusus Gugun Gumilar menyampaikan tiga pesan utama Presiden untuk memperkuat fondasi bangsa:

  1. ​Menjaga hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan.
  2. ​Mengedepankan dialog antar-agama demi toleransi.
  3. ​Menjaga harmonisasi antara manusia dengan alam sekitar.

​Acara yang berlangsung khidmat ini juga dimeriahkan oleh penampilan penyanyi rohani Yeshua Abraham, yang membawakan deretan lagu pujian, menambah suasana haru dan suka cita di tepi pantai Manado tersebut.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *