Minahasa Utara Menuju Era Baru, Bupati Joune Ganda Paparkan Transformasi Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat

Jakarta103 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, Narasione.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mempertegas langkahnya dalam mereformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit yang lebih modern. Hal ini mengemuka dalam agenda “Expose Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN)” yang digelar di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Jakarta, pada Selasa (6/1).

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, hadir langsung untuk mempresentasikan kesiapan daerahnya dalam mengadopsi sistem pengelolaan SDM yang mengutamakan kompetensi dan kinerja. Kehadiran Bupati didampingi oleh Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, Akhmad Syauki, beserta jajaran BKPSDM Minut.

banner 336x280

Dalam pemaparannya, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa Manajemen Talenta bukan sekadar perubahan administratif, melainkan pergeseran paradigma. “Kami ingin memastikan bahwa setiap posisi dalam birokrasi diisi oleh orang yang tepat berdasarkan potensi dan rekam jejak yang terukur. Ini adalah bentuk komitmen kami menciptakan pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Joune.

Langkah progresif ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan BKN RI. Wakil Kepala BKN, Suharmen, memberikan apresiasi atas kehadiran langsung kepala daerah yang menunjukkan keseriusan politik dalam membenahi manajemen ASN. Namun, Suharmen mengingatkan bahwa kunci keberhasilan sistem ini terletak pada keakuratan data kepegawaian. Ia meminta setiap ASN di Minahasa Utara proaktif dalam memperbarui data mandiri guna mendukung kebijakan berbasis digital.

Pihak BKN juga menekankan bahwa ke depan, pengisian jabatan akan bergeser dari pola seleksi terbuka konvensional menuju sistem manajemen talenta yang terintegrasi. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir subjektivitas dalam promosi jabatan.

Tim penilai dari BKN memberikan catatan positif atas progres yang dicapai Pemkab Minut. Beberapa poin krusial yang ditekankan untuk keberlanjutan program ini meliputi:

  1. Kedisiplinan Data: Pemutakhiran data ASN secara berkala sebagai fondasi utama.
  2. Kepatuhan Sistem Merit: Konsistensi dalam menjaga objektivitas penilaian kinerja.
  3. Digitalisasi: Pemanfaatan teknologi untuk analitik SDM dan pemetaan suksesi jabatan.
  4. Peningkatan Kompetensi: Asesmen yang jujur untuk melihat bakat murni setiap aparatur.

Menanggapi masukan tersebut, Bupati Joune Ganda menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan BKN pusat dalam hal pendampingan teknis dan evaluasi. Ia berharap, transformasi ini mampu mencetak ASN yang tidak hanya unggul secara kapasitas, tetapi juga berorientasi penuh pada pelayanan publik demi kemajuan pembangunan di Minahasa Utara. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *