Muswil PKB Sulawesi Utara Gema Toleransi, Gubernur Yulius Selvanus Puji Semangat Kerukunan

banner 468x60

Manado, Narasione.com- Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar hari ini, Kamis (13/2/2025) di Swiss-Belhotel Manado menjadi sorotan karena nuansa inklusif dan penghargaan terhadap keberagaman yang kental.

banner 336x280

Acara pembukaan, yang secara unik diawali dengan doa Kristen yang dipimpin oleh Pdt. Renata Ticonuwu, dinilai sebagai cerminan nyata dari semangat toleransi yang mengakar di Bumi Nyiur Melambai.

​Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulut, Yusra Alhabsyi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara bukanlah sekadar formalitas politik.

“Kerukunan umat beragama di Sulut, telah menjadi nilai yang terinternalisasi dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” jelas Alhabsyi.

Kehangatan suasana semakin terasa ketika Yusra secara terbuka menyampaikan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada umat Nasrani, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para peserta.

​Muswil yang bertepatan dengan masa Adven menjelang perayaan Natal ini, dijadikan sebagai momen refleksi kebangsaan.

“PKB Sulut menekankan bahwa pesan-pesan utama Natal, seperti kasih, perdamaian, dan semangat persaudaraan, selaras dengan komitmen partai untuk menjadikan perbedaan sebagai aset dan kekuatan utama dalam pembangunan daerah, bukan sebagai potensi konflik,” tambhnya.

​Pernyataan tersebut diperkuat dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, SE, bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dan perwakilan pimpinan partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih.

​Gubernur Yulius Selvanus secara langsung menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif PKB Sulut.

“langkah ini merupakan representasi otentik dari karakteristik masyarakat Sulut yang secara historis menjunjung tinggi persatuan dan budaya saling menghormati,” terang Gubernur.

​Suasana keakraban dan kekeluargaan mendominasi forum Muswil. Beberapa kader, termasuk delegasi dari Minahasa, mengungkapkan rasa haru dan merasa dihargai dengan suasana kegiatan yang dirancang secara inklusif.

Diketahui, selain agenda organisasi yang strategis, pertemuan ini juga diisi dengan interaksi lintas daerah dan sesi kebersamaan, memperkuat ikatan antar kader.
​Secara keseluruhan, Muswil PKB Sulut melampaui fungsinya sebagai forum organisasi semata.

Kegiatan ini berhasil menegaskan sebuah pernyataan politik yang kuat: bahwa toleransi dan kerukunan adalah fondasi dan semangat utama yang menggerakkan lanskap politik di Sulawesi Utara. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *