Manado, Narasione.com- Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, optimistis partainya mampu kembali meraih kemenangan pada Pemilu 2029. Optimisme tersebut didasarkan pada penguatan konsolidasi organisasi, pembenahan struktur kepengurusan, serta peningkatan kerja-kerja kader di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Olly saat memberikan laporan dalam kegiatan Pendidikan Politik dan Konsolidasi Organisasi PDIP Sulut yang berlangsung di Hotel Sentra Manado, Kamis (5/11/2026). Agenda tersebut turut dihadiri Ketua Departemen Politik DPP PDIP yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Di hadapan jajaran pengurus dan kader partai, Olly memaparkan perkembangan konsolidasi organisasi PDIP di Sulawesi Utara yang menurutnya telah mencapai 100 persen untuk kepengurusan di 15 kabupaten dan kota.
Penguatan organisasi juga terus dilakukan hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan. Sebanyak 171 Pengurus Anak Cabang (PAC) telah terbentuk, sementara kepengurusan ranting telah menjangkau 1.839 desa dan kelurahan. Adapun pembentukan anak ranting masih terus dirampungkan.
“Struktur organisasi partai sudah berjalan dengan baik. Kami terus mendorong agar seluruh jajaran bergerak sampai ke bawah, sehingga konsolidasi tidak hanya kuat di tingkat pengurus, tetapi juga terasa hingga akar rumput,” ungkap Olly.
Ia menjelaskan, penguatan organisasi turut dibarengi dengan pembenahan administrasi dan pendataan kader melalui sistem informasi DPP. Hingga saat ini, hampir 80 persen data PAC dan ranting telah masuk ke dalam sistem tersebut.
Namun, bagi Olly, kekuatan partai tidak cukup hanya diukur dari kelengkapan struktur kepengurusan. Lebih dari itu, kader harus mampu menunjukkan keberpihakan melalui kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Karena itu, ia mendorong seluruh kader untuk aktif dalam berbagai kegiatan sosial, penanganan bencana, pelestarian lingkungan hingga pemberdayaan UMKM.
Menurut Olly, partai harus hadir dalam kehidupan masyarakat setiap saat, bukan hanya ketika memasuki tahapan pemilu atau saat membutuhkan dukungan politik.
Di sisi lain, regenerasi kepemimpinan juga menjadi perhatian DPD PDIP Sulut. Olly mengapresiasi keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan maupun berbagai aktivitas partai. Kehadiran kader muda dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus membawa energi baru dalam perjuangan politik.
“Kita harus memperkuat regenerasi dan kaderisasi. Generasi muda perlu diberi ruang agar bisa ikut mengambil bagian dalam perjuangan partai,” ujarnya.
Dalam laporannya, Olly juga menyampaikan perkembangan organisasi sayap partai yang telah terbentuk, di antaranya Taruna Merah Putih, Banteng Muda Indonesia, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Baitul Muslimin Indonesia, serta Gerakan Nelayan Tani Indonesia.
Sementara itu, sejumlah badan partai masih perlu dituntaskan pembentukannya, termasuk badan saksi, badan pendidikan dan pelatihan, badan penanggulangan bencana, serta badan bantuan hukum dan advokasi masyarakat.
Tak hanya berkonsentrasi pada penguatan organisasi, PDIP Sulut juga mulai menggerakkan program kepedulian lingkungan melalui Pekan Peduli Sampah Nasional. Salah satu agenda yang disiapkan adalah kerja bakti massal pada 15 November mendatang dengan melibatkan seluruh jajaran partai, mulai dari DPC, PAC, ranting hingga badan dan organisasi sayap.
Olly berharap berbagai agenda tersebut tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari gerakan kader yang berkelanjutan dan semakin mendekatkan partai dengan masyarakat.
Ia pun meyakini, soliditas organisasi yang dibarengi kerja nyata akan menjadi modal penting menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kalau konsolidasi ini terus kita jalankan dan seluruh kader bekerja dengan baik, saya percaya harapan kita pada 2029, PDIP Sulawesi Utara bisa kembali meraih kemenangan,” tegasnya.
Kehadiran Puan Maharani dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat koordinasi antara DPD PDIP Sulut dan DPP. Olly menyampaikan apresiasi atas perhatian pimpinan pusat terhadap perkembangan organisasi partai di daerah.
Dukungan dan arahan dari DPP menjadi dorongan bagi seluruh kader untuk menjaga kekompakan, memperkuat barisan, serta memastikan mesin partai tetap bergerak hingga tingkat paling bawah.
Dengan konsolidasi yang terus diperkuat, PDIP Sulut mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029 dengan mengandalkan soliditas kader dan kedekatan dengan masyarakat. (Ficky)


















