Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Palu dan Warga Sigi Gelar Sosialisasi Desa Siaga Bencana

banner 468x60

Sigi, Narasione.com- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak sekadar menjadi seremonial tahunan bagi warga Desa Sidera, Kecamatan Sigi Kota.

Berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) UP3 Palu, Kemenko PMK, UN Women, dan BPBD Kabupaten Sigi, warga setempat menggelar sosialisasi Program Kesiapsiagaan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Koperasi Desa Merah Putih, Rabu (30/9/2026).

banner 336x280

​Langkah ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Siaga Bencana PLN Suluttenggo 2026. Fokus utamanya: membumikan nilai gotong royong Pancasila ke dalam aksi nyata penguatan kapasitas warga dalam menghadapi potensi bencana alam.

​Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa mitigasi berbasis komunitas adalah kunci utama keselamatan wilayah rawan bencana seperti Sigi.

Menurutnya, respons kebencanaan tak bisa lagi dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah semata.

​”Kesiapsiagaan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi dan gotong royong seperti ini sejalan dengan semangat Pancasila, khususnya dalam membangun kepedulian dan kebersamaan di tingkat akar rumput,” tegas Rizal.

​Dalam forum edukasi tersebut, warga dibekali pemahaman lintas disiplin. Materi yang disajikan mencakup pengenalan ilmu kebumian, pembacaan early warning system (sistem peringatan dini), pembentukan keluarga tangguh bencana, hingga penguatan kepemimpinan perempuan dalam merancang ketangguhan sosial yang inklusif.

​Sejumlah pihak hadir mengawal jalannya sosialisasi, di antaranya perwakilan UN Women Risa Yudhiana, Asisten Manager Planning PLN UP3 Palu I Made Agus Adhi Merta, Camat Sigi Kota Alex, Kepala Desa Sidera Moh.
Aris M. Pantowana, perwakilan FPRB Sigi, serta akademisi Universitas Tadulako dan unsur Forkopimda setempat.

​Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, menyebut keterlibatan PLN dalam penguatan kapasitas warga merupakan komitmen jangka panjang perusahaan.

Kehadiran PLN di tengah masyarakat diarahkan tidak hanya pada pemenuhan pasokan daya listrik, tetapi juga pembentukan ketahanan sosial sebelum krisis terjadi.

​”Melalui Program Desa Siaga Bencana, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin siap dan mandiri. Bagi PLN, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga keandalan listrik, tetapi juga memperkuat ketangguhan sosial masyarakat,” ujar Ansar.

​Ia menambahkan, momentum Hari Kesaktian Pancasila menjadi pijakan moral untuk memicu aksi terukur yang menyasar keselamatan warga secara langsung.

​Lewat pembekalan ini, warga Sidera diharapkan mulai mempraktikkan mitigasi mandiri di lingkungan keluarga—mulai dari pemetaan risiko lingkungan sekitar, merespons sinyal bahaya, hingga penyusunan skenario evakuasi mandiri saat darurat.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *