Peringati Harkitnas ke-118, Pemkab Minut Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda

Uncategorized84 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com– Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dengan menggelar upacara bendera di Lapangan Perkantoran Bupati Minut pada Rabu (20/5/2026).

​Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Minut, Drs. Jossy C. Kawengian, MAP, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia membacakan amanat tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Viada Hafid.

banner 336x280

​Dalam sambutan yang dibacakan Jossy, Menkomdigi merefleksikan makna 20 Mei sebagai simbol lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Momentum ini disebut sebagai titik balik perjuangan bangsa yang bertransformasi dari pergerakan fisik menjadi perjuangan berbasis intelektual dan diplomasi.

​”Tantangan yang dihadapi bangsa kita saat ini telah bergeser. Kita tidak lagi hanya bicara soal kedaulatan wilayah, melainkan tentang kedaulatan informasi dan bagaimana kita menghadapi transformasi digital tanpa kehilangan jati diri,” ujar Jossy menyampaikan pesan Menkomdigi.

​Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun ini menggarisbawahi komitmen kemandirian bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah pusat saat ini gencar merealisasikan sejumlah program strategis nasional untuk membangun ekosistem kesejahteraan yang merata, meliputi:

*​Program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah untuk memperkuat fondasi fisik generasi masa depan.

*​Pemerataan Pendidikan melalui pendirian Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi.

*​Layanan Cek Kesehatan Gratis demi akses perlindungan medis yang adil.

​Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk mendongkrak kemandirian ekonomi di tingkat arus bawah.

​Selain pemenuhan kebutuhan dasar, poin krusial yang disorot adalah perlindungan anak di dunia siber. Pemerintah telah resmi menerapkan PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS) per 28 Maret 2026, yang membatasi akses media sosial serta platform digital berisiko tinggi bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan tegas ini diambil guna memastikan generasi muda tumbuh di lingkungan digital yang sehat dan beretika.

​Menutup pembacaan sambutan, Asisten III Jossy Kawengian mengajak seluruh lapisan masyarakat di Minahasa Utara mulai dari akademisi, praktisi, hingga kaum muda untuk menjadikan Asta Cita sebagai kompas dalam membawa perubahan nyata.

​”Mari kita perkuat solidaritas sosial, tingkatkan literasi digital, dan pastikan setiap langkah pembangunan berdampak pada kemajuan bersama. Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118!” tegasnya.

​Agenda upacara ini diikuti dengan antusias oleh jajaran pejabat eselon, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemkab Minahasa Utara yang hadir dengan semangat nasionalisme yang tinggi.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *