Perketat Seleksi Paskibraka 2026, Pemkab Minut Terapkan Sistem Digital Bebas ‘Titipan’

Minahasa Utara1031 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara resmi memulai pencarian putra-putri terbaik untuk bertugas dalam upacara HUT RI tahun 2026. Seleksi Calon Paskibraka ini dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Umbase Mayuntu, S.Sos, M.Si, di Pendopo Pemkab Minut, Rabu (15/04/2026).

​Hadir memantau jalannya pembukaan, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Styvi Watupongoh, SIP, serta Kepala Badan Kesbangpol Minut, Sammy Ch. Rompis, AP, S.Sos.

banner 336x280

Dalam laporannya, Kaban Kesbangpol Sammy Rompis menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan fisik. Seleksi Paskibraka merupakan instrumen penting dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi dan karakter Pancasila yang kuat.

​”Mereka dipersiapkan untuk memikul tanggung jawab besar sebagai pengibar bendera pusaka pada 17 Agustus mendatang. Ini adalah proses kaderisasi bangsa,” jelas Sammy.

Tahun ini, proses seleksi menunjukkan modernisasi dengan sistem pendaftaran mandiri secara daring melalui platform resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dari total 110 pendaftar, sebanyak 74 siswa dari 14 SMA/SMK sederajat di Minut dinyatakan lolos administrasi. Namun, pada tahap awal tes hari ini, tercatat 70 peserta yang hadir, terdiri dari 25 putra dan 45 putri.

​Para peserta langsung dihadapkan pada Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU). Rangkaian ujian ke depan masih cukup panjang, mencakup tes kesehatan, parade, kesamaptaan (fisik), hingga wawancara akhir.

Asisten I, Umbase Mayuntu, dalam arahannya memberikan pesan menohok terkait integritas seleksi. Ia menjamin bahwa kuota 34 kursi (17 putra dan 17 putri) yang diperebutkan akan diisi oleh mereka yang benar-benar berkompeten.

​“Hasil seleksi ini murni merupakan buah dari kerja keras dan kemampuan individu. Saya tegaskan, tidak ada titip-menitip dalam proses ini!” ujar Umbase dengan nada tegas.

​Ia juga menginstruksikan kepada seluruh panitia—baik dari unsur TNI/Polri, tenaga medis, hingga akademisi—untuk menjaga profesionalisme. Transparansi hasil seleksi nantinya dapat dipantau langsung oleh setiap peserta melalui akun BPIP masing-masing, memastikan proses berjalan adil dan dapat dipertanggungjawabkan.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *