Rayakan Tahun Baru di Tanah Leluhur Remboken, HVK dan Istri Berbagi Kasih dengan Lansia

Minahasa45 Dilihat
banner 468x60

Minahasa, Narasione.com- Mengawali kalender tahun 2026, Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Herol Vresly Kaawoan (HVK), memilih merayakan momen pergantian tahun langsung di tengah masyarakat. Bersama sang istri, Novita Lumintang yang menjabat Kepala Litbang Pemprov Sulut, HVK menggelar acara open house hangat di Desa Kaima, Kecamatan Remboken, Jumat (2/1/2026).

Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan ini tidak sekadar menjadi ajang seremoni, namun juga sarana mempererat kerukunan antarumat beragama dan pemerintah.

banner 336x280

Fokus pada Kebersamaan dan Toleransi

Kegiatan dibuka dengan ibadah syukur singkat yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Dalam sambutannya, Herol Kaawoan menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan kerukunan di tengah masyarakat Minahasa.

“Mari kita jadikan tahun 2026 ini sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai toleransi. Persatuan adalah modal utama kita dalam membangun daerah agar lebih maju ke depan,” ujar HVK di hadapan tamu undangan.

Hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimcam, termasuk Kapolsek dan anggota Koramil Remboken, yang turut memastikan kegiatan berjalan kondusif. Kehadiran para tokoh agama se-Kecamatan Remboken juga menambah kekhidmatan suasana syukuran tersebut.

Aksi Nyata untuk Masyarakat

Satu hal yang menarik dalam perayaan kali ini adalah sentuhan kepedulian sosial dari keluarga Kaawoan-Lumintang. Di sela-sela acara, mereka menyalurkan bantuan berupa beras yang dikhususkan bagi para lansia dan warga kurang mampu di sekitar Desa Kaima.

Menurut Herol, bantuan ini merupakan bentuk empati terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini masih dalam tahap pemulihan.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan. Meski sederhana, kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban orang tua kita (lansia) dan menjadi berkat di awal tahun yang baru ini,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Nuansa hangat sangat terasa saat pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat berbaur tanpa sekat, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas warga Sulawesi Utara. (Ficky)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *