Refleksi Harganas ke-33: Joune Ganda Bawa Pesan Kemajuan Maroko dan Gerakan ‘Ayah Wajib Hadir’ ke Minut

Minahasa Utara151 Dilihat
banner 468x60

​Minut, Narasioe.com – Bupati Minahasa Utara (Minut), Dr. Joune J. E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Kabupaten.

banner 336x280

Upacara tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Perkantoran Bupati Minut, Senin (29/6/2026).

​Peringatan Harganas tahun ini mengusung tema yang kuat dan relevan, yaitu “Ayah Wajib Hadir”.
​Dalam amanatnya, Bupati Joune Ganda sempat membagikan pengalamannya saat melakukan kunjungan kerja ke Tangier, Kerajaan Maroko, beberapa waktu lalu.

Ia menceritakan bagaimana sistem keamanan di sana berjalan dengan sangat baik.
​Keadaan di sana sangat aman.

“Saya memastikan sendiri dengan berjalan kaki di beberapa tempat hingga pukul dua dini hari. Apa yang kami sampaikan tentang moderasi umat beragama di sana, mungkin disana sudah jauh lebih baik, kuncinya adalah sumber daya manusia. Jika SDM-nya bagus, maka tidak perlu diragukan lagi negaranya pasti akan maju,” ujar Joune Ganda di hadapan peserta upacara.

​Selain membagikan pengalamannya, Bupati Minahasa Utara juga membacakan sambutan tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd.
​Dalam sambutan tersebut, Menteri Wihaji menegaskan bahwa pembentukan generasi yang cerdas, berkarakter, dan tangguh harus dimulai dari unit terkecil masyarakat, yaitu
keluarga.

​Peningkatan kualitas SDM ini bertumpu pada tiga pilar utama:

​Kesehatan (termasuk upaya krusial dalam pencegahan stunting).

​Pendidikan Karakter.
​Ketahanan Mental.

​Pengasuhan yang berkualitas dan penguatan nilai-nilai karakter sejak dini dinilai sebagai investasi jangka panjang yang penting untuk melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

​Gerakan “Ayah Wajib Hadir” dan Pengawasan Gawai
​Selaras dengan tema tahun ini, Menteri Wihaji melalui Bupati Joune Ganda mengajak para ayah untuk terlibat lebih aktif dalam pengasuhan anak.

Kehadiran sosok ayah baik secara fisik maupun emosional terbukti berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan kesehatan mental anak.

​Tak hanya itu, para orang tua juga diimbau untuk lebih ketat mengawasi penggunaan gawai (gadget) oleh anak-anak. Hal ini penting agar pemanfaatan teknologi dapat diarahkan ke hal-hal yang produktif, serta tidak mengganggu perkembangan sosial maupun emosional anak.

​Sebagai informasi, Harganas diperingati setiap tanggal 29 Juni sebagai bentuk penghormatan terhadap peristiwa bersejarah “Yogya Kembali” pada 29 Juni 1949. Momentum kembalinya para pejuang kemerdekaan ke pangkuan keluarga mereka inilah yang menginspirasi lahirnya Hari Keluarga Nasional, yang pertama kali diperingati pada tahun 1993.

​Melalui momentum Harganas ke-33 tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berharap seluruh masyarakat semakin menyadari pentingnya fungsi keluarga. Dengan keluarga yang harmonis, tangguh, dan sejahtera, modal utama berupa SDM unggul dapat terwujud demi menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *