Manado, Narasione.com– Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), menunjukkan sikap tidak kompromi terhadap tindakan asusila. YSK secara resmi memberhentikan Daniel (inisial DD), Staf Khusus Bidang Pertambangan, setelah yang bersangkutan diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual.
Pengumuman tegas ini disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kominfo Sulut sekaligus Juru Bicara Pemprov, Denny Mangala. Menurut Denny, langkah pemecatan ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur begitu informasi mengenai dugaan tindakan tak terpuji tersebut sampai ke telinganya.
”Atas perintah langsung Bapak Gubernur, oknum yang bersangkutan telah dicopot dari posisinya sebagai Staf Khusus,” ujar Denny Mangala kepada media.
Denny juga menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan perilaku pribadi dan tidak memiliki kaitan sama sekali dengan institusi Pemerintah Provinsi maupun jabatan Gubernur. Ia meminta agar masalah ini tidak disangkutpautkan dengan nama pimpinan daerah.
Terkait proses hukum, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan tidak akan memberikan perlindungan atau intervensi dalam bentuk apa pun. “Kami menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak kepolisian dan menghormati prosedur hukum yang sedang berjalan,” tambahnya.
Peristiwa ini bermula dari laporan seorang perempuan berusia 21 tahun yang mengaku dilecehkan secara fisik oleh DD di sebuah rumah makan di area Sario, Manado. Korban yang tidak terima dengan perlakuan tersebut sempat melakukan perlawanan di tempat kejadian sebelum akhirnya melapor ke Polresta Manado. Saat ini, kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam guna menindaklanjuti laporan tersebut.(Ficky)




















