Ubah Pola Investasi Warga Minut, PT PCPM Buka Peluang Jadi Pemilik Saham BPR Mulai Rp5 Juta

Uncategorized46 Dilihat
banner 468x60

​Minut, Narasione.com– Langkah terobosan diambil oleh PT Prisma Corpora Pinaesaan Matuari (PCPM) dalam mendorong peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus memperluas jaringan investasi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

banner 336x280

Lewat agenda gathering bertajuk “Minut Bangkit Bersama Kita Bisa”, perusahaan ini resmi memperkenalkan program kepemilikan saham Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan rencana digitalisasi sektor pertanian.

​Wakil Direktur sekaligus Direktur Pengembangan Bisnis dan Jaringan PCPM, Dr. James Ch. James Salibana, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah bagi masyarakat lokal untuk terlibat langsung sebagai pemilik modal di industri perbankan daerah.

Melalui skema penyertaan modal mulai dari Rp5 juta hingga Rp100 juta, dana masyarakat akan dikelola untuk menjadi pemegang saham di BPR terafiliasi.

​”Kami ingin mengedukasi masyarakat mengenai investasi jangka panjang. Berbeda dengan deposito konvensional yang imbal hasilnya berkisar antara 5 hingga 7 persen, investasi saham di BPR memiliki potensi Return of Equity (ROE) yang jauh lebih tinggi, yakni berkisar di angka 32 hingga 40 persen,” ujar James saat dikonfirmasi jurnalis media ini.

​James menambahkan, pihak perusahaan menerapkan sistem proteksi nilai dividen bagi para investor. Jika realisasi dividen berada di bawah 10 persen, PCPM berkomitmen untuk tetap membayarkan imbal hasil minimal 10 persen. Sebaliknya, jika performa deviden melesat hingga 20 atau 30 persen, keuntungan akan dibagikan secara proporsional sesuai nilai yang berjalan.

​Guna memitigasi risiko investasi jangka panjang, PCPM menyediakan fasilitas pembelian kembali (buyback) modal ditambah bunga 10 persen jika investor ingin menarik dananya di tengah jalan. Sisi legalitas dan keamanan dana juga diperkuat melalui mekanisme jaminan pribadi (personal guarantee) yang diikat secara hukum menggunakan aset korporasi.

​Selain sektor keuangan, PCPM tengah bersiap melebarkan sayap ke sektor riil melalui program corporate farming. Langkah ini menyasar pengelolaan lahan-lahan tidur di Minahasa Utara untuk dijadikan kawasan pertanian hortikultura dan tanaman pangan modern.

​”Di Minut ini banyak lahan produktif yang belum dikelola maksimal. Melalui corporate farming, kami akan menerapkan modernisasi pertanian, mulai dari media tanam hingga penggunaan alat berat seperti traktor yang saat ini sudah kami siapkan di kantor cabang Airmadidi,” imbuh James.

​Rencana ekspansi bisnis ini mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Minut, Richard J.H. Dondokambey, SSTP, MAP, menyatakan bahwa pemerintah daerah siap menyambut kolaborasi ini demi kemajuan ekonomi wilayah.

​Menurut Richard, rekam jejak kemitraan dengan lembaga keuangan lokal termasuk jaringan Bank Prisma Dana selama ini telah terbukti membantu pertumbuhan pelaku UMKM serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat bawah.

​”Ini adalah peluang investasi yang baik untuk membangun jejaring bisnis di daerah. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara harus tanggap menangkap peluang kerja sama ini, karena pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkas Richard. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *