Minut, Narasione.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara secara resmi memulai tahapan audit mendalam oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara. Langkah ini ditandai dengan digelarnya Entry Meeting yang dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, di ruang rapat kantor bupati pada Selasa (7/4/2026).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut setelah sebelumnya pihak pemerintah daerah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) kepada lembaga audit negara tersebut.
Bupati Joune Ganda mengungkapkan bahwa tim auditor BPK akan bekerja secara intensif selama satu bulan penuh untuk membedah validitas laporan keuangan daerah.
”Terhitung sejak 6 April, tim BPK telah memulai pemeriksaan rinci. Entry meeting ini menjadi jembatan bagi kami untuk melakukan verifikasi lapangan serta penyesuaian data berdasarkan dokumen yang telah diserahkan sebelumnya,” jelas Bupati kepada sejumlah wartawan.
Guna memastikan proses audit berjalan tanpa hambatan, Bupati Joune memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Ia meminta transparansi penuh dan sikap kooperatif dalam menyediakan data yang dibutuhkan oleh tim pemeriksa.
Bupati optimistis bahwa sinergi antara Pemkab dan BPK akan membuahkan gambaran kinerja keuangan yang objektif. Baginya, pemeriksaan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk menjaga akuntabilitas publik.
”Kami berharap pada akhir Mei nanti, hasil opini yang keluar mencerminkan perbaikan tata kelola keuangan kami yang semakin solid dan transparan,” pungkasnya.
Berikut, beberapa poin penting dalam masa pemeriksaan ini meliputi:
Akurasi Data: Verifikasi langsung antara laporan tertulis dengan kondisi di lapangan.
Transparansi: Kesiapan dokumen pendukung dari setiap perangkat daerah.
Target Waktu: Hasil akhir atau opini BPK dijadwalkan akan diumumkan pada akhir Mei 2026. (Ficky)












