Konsolidasi Total PDIP Minut, Sinergi Olly-Joune Ganda Rapatkan Barisan Hadapi Tekanan Global

banner 468x60

Minut, Narasione.com- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Minahasa Utara (Minut) resmi memulai perombakan sekaligus penguatan struktur partai di tingkat kecamatan lewat Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di JG Center, Kamis (28/5/2026).

​Konsolidasi total ini memprioritaskan kesiapan kader di akar rumput dalam mengawal program kerakyatan di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu, sekaligus menjadi pijakan awal menuju kontestasi politik 2029.

banner 336x280

​Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, menegaskan bahwa penataan struktur ini merupakan mandat langsung dari Kongres Partai dan instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ia menambahkan, pengurus kecamatan (PAC) yang terbentuk dalam musyawarah serentak ini nantinya akan dilantik langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati dalam kunjungannya ke Sulut pada 15–16 Juni 2026 mendatang.

​Dalam arahannya, Olly mengingatkan bahwa kekuatan partai berlambang banteng moncong putih ini terletak pada kepekaan kader terhadap persoalan riil di masyarakat, terutama saat daya beli warga terdampak dinamika ekonomi dunia.

​”Pemerintah daerah dan seluruh struktur partai di semua tingkatan harus satu ritme untuk membantu masyarakat bawah. Kepercayaan besar yang sudah diberikan masyarakat Sulut hingga memenangkan PDI Perjuangan harus dijaga lewat kerja nyata,” ujar Olly.

​Mantan Gubernur Sulut ini juga menekankan pentingnya kaderisasi yang konsisten untuk menghapus sentimen negatif publik terhadap dunia politik, dengan mengembalikan esensi perjuangan Bung Karno yang berpihak pada kesejahteraan rakyat kecil.

​Di lokasi yang sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Minut, Joune Ganda, menyatakan kesiapan seluruh jajarannya untuk mengamankan arah kebijakan kepengurusan yang baru. Joune yang juga menjabat sebagai Bupati Minut ini menyebut status Minut sebagai basis utama kemenangan partai di mana posisi eksekutif dan legislatif dipegang oleh kader, harus menjadi pemacu semangat gotong royong.

​”Kita memegang amanah besar di Minut. Oleh karena itu, seluruh pengurus dan kader wajib menjaga jati diri sebagai partainya ‘Wong Cilik’. Jangan berjarak dengan masyarakat; kita harus selalu ada di tengah-tengah mereka,” kata Joune. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *