PDIP Minut Akselerasi Restrukturisasi Basis Akar Rumput, Perkuat Doktrin Ideologi Kader

Minahasa Utara42 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa Utara merespons berakhirnya masa bakti kepengurusan tingkat desa dan kelurahan dengan mempercepat penataan ulang struktur organisasi hingga ke level terkecil.

​Rapat konsolidasi internal ini, dipimpin langsung Ketua DPC PDIP Minut, Joune Ganda, bersama jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Minahasa Utara di Kantor DPC PDIP Minut, Sabtu (8/8/2026).

banner 336x280

​Sekretaris DPC PDIP Minahasa Utara, Chris Youdi Longdong, menyatakan bahwa pembenahan di tingkat bawah merupakan tahapan krusial pascapenatapan struktur di tingkat kabupaten dan kecamatan.

​”Langkah penataan ini dilakukan secara berjenjang mengingat masa bakti pengurus periode sebelumnya telah usai. Fokus DPC saat ini tertuju pada tahapan rekrutmen serta persiapan pelaksanaan musyawarah untuk membentuk pengurus Ranting di tingkat desa/kelurahan dan Anak Ranting di tingkat RW/dusun,” ujar Youdi.

​Youdi menegaskan, konsolidasi di level akar rumput bukan sekadar formalitas administratif internal partai. Rekonstruksi struktur bawah diposisikan sebagai pilar utama untuk menjaga keterikatan emosional dan komunikasi politik antara partai dengan masyarakat.

​Dalam proses rekrutmen mendatang, partai menetapkan kriteria ketat bagi calon pengurus, dengan mengedepankan rekam jejak komitmen, loyalitas, serta kecakapan dalam menyerap sekaligus memperjuangkan aspirasi warga di wilayah masing-masing.

​”Ini merupakan kalkulasi jangka panjang. Ketahanan dan kesolidan struktur di level desa akan menentukan kesiapan mesin partai dalam mengawal agenda-agenda politik, baik di tingkat daerah maupun nasional,” jelasnya.

​Menariknya, agenda rapat organisasi tersebut dirangkaikan dengan penayangan film dokumenter peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli) 1996.

​Menurut Youdi, penanaman memori kolektif sejarah pergerakan partai menjadi instrumen pendidikan politik yang wajib diberikan, terutama bagi kader-kader baru yang akan mengisi kepengurusan.

​”Regenerasi struktur harus berjalan linear dengan penguatan ideologi. Kader-kader muda perlu memahami akar sejarah dan nilai-nilai perjuangan yang membentuk ketangguhan partai ini, sehingga soliditas organisasi tidak mudah goyah oleh dinamika politik,” tegas Youdi. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *