Pemkab Minut Uji Coba Aksi Klabat, Warga Bisa Akses Informasi dan SOP Layanan Publik dalam Satu Portal

Minahasa Utara656 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com– Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mulai menguji coba portal digital Aksi Klabat (Akselerasi Transformasi Keterbukaan Layanan Akses Informasi Berbasis Teknologi) sebagai upaya memperluas keterbukaan informasi sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh informasi pelayanan publik.

Portal yang dikembangkan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfosan) Minut ini disiapkan sebagai pusat informasi pemerintahan satu pintu. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi program pembangunan, kebijakan pemerintah daerah, hingga Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan dari masing-masing instansi.

banner 336x280

Kepala Dinas Kominfosan Minut, Styvi Sem Watupongoh, mengatakan Aksi Klabat dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap informasi pemerintahan yang cepat, akurat, dan mudah dijangkau.

Menurutnya, portal tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba. Pada tahap awal, data dari tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah terintegrasi ke dalam sistem.

“Portal ini memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi yang transparan dan mudah diakses,” ujar Watupongoh.

Lebih lanjut, Ia katakan kehadiran Aksi Klabat diharapkan dapat memangkas hambatan masyarakat dalam memperoleh informasi administrasi. Warga nantinya bisa memeriksa persyaratan dan prosedur layanan melalui portal tanpa harus mendatangi kantor dinas hanya untuk menanyakan kelengkapan dokumen.

“Layanan ini juga membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengetahui program dan kebijakan pemerintah daerah. Dengan tersedianya informasi resmi dalam satu kanal, warga diharapkan dapat lebih mudah mengikuti perkembangan pembangunan sekaligus mengawasi penyelenggaraan pemerintahan,” terang Watupongoh.

Selain mendorong transparansi, lanjutnya, Aksi Klabat diproyeksikan menjadi salah satu penopang digitalisasi birokrasi di Minahasa Utara. Portal ini juga diharapkan menjadi rujukan resmi masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi mengenai pemerintahan daerah, sehingga dapat membantu menangkal penyebaran kabar bohong atau hoaks.

“Pengembangan layanan tidak berhenti pada penyediaan informasi. Ke depan, Aksi Klabat direncanakan memiliki fitur interaktif yang memungkinkan masyarakat menyampaikan pengaduan maupun aspirasi secara langsung, ” jelasnya.

Kominfosan Minut juga merencanakan integrasi layanan dengan platform WhatsApp guna memperluas jangkauan akses informasi.

“Untuk saat ini, masyarakat sudah dapat mengunjungi portal aksiklabat.minut.go.id atau menggunakan kode QR resmi yang disediakan pemerintah daerah,” tukas Watupongoh.

Meski demikian, pengembangan sistem masih membutuhkan penyelesaian dan integrasi data dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kominfosan menargetkan Aksi Klabat dapat beroperasi penuh pada akhir 2026

Dengan target tersebut, pemerintah daerah berharap akses informasi publik di Minahasa Utara semakin terbuka, sementara pelayanan administrasi dapat berlangsung lebih praktis dan efisien. Namun, keberhasilan portal ini nantinya juga akan ditentukan oleh kelengkapan data, pembaruan informasi secara berkala, serta konsistensi setiap perangkat daerah dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan masyarakat. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *