PT MSM-TTN Buka Ruang Dialog, Aspirasi Warga Desa Maen Direspons Positif

Minahasa Utara77 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com- Aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan warga Desa Maen, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara, Selasa (18/8/2026), mendapat respons terbuka dari manajemen PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN).

Puluhan warga mendatangi area operasional kedua perusahaan dengan menggunakan empat kendaraan roda empat dan enam sepeda motor. Aspirasi disampaikan melalui orasi serta sejumlah poster yang dibawa massa.

banner 336x280

Alih-alih terjadi ketegangan, pihak perusahaan memilih membuka ruang komunikasi dengan mengundang perwakilan warga untuk berdialog. Tiga orang perwakilan yang hadir terdiri atas Kepala Desa Maen, kuasa hukum, dan tokoh agama.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan kekeluargaan. Salah satu pokok pembahasan yang mengemuka yakni bagaimana program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dapat semakin diarahkan pada kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Manajemen perusahaan menyatakan pembahasan tersebut akan dilanjutkan melalui pertemuan teknis. Tim khusus dari perusahaan nantinya akan berdiskusi lebih lanjut dengan pihak masyarakat untuk mematangkan bentuk serta pelaksanaan program yang dinilai relevan.

Department Head PT MSM-PT TTN, Hery Inyo Rumondor, mengatakan perusahaan memandang masyarakat Desa Maen sebagai bagian penting dalam perjalanan operasional perusahaan.

“Bagi kami, masyarakat Desa Maen bukan sekadar tetangga di sekitar wilayah operasional, tetapi mitra sejati dalam perjalanan tumbuh dan berkembangnya perusahaan,” kata Inyo sapaan akrab Hery

Menurut dia, komunikasi secara langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan program yang dijalankan perusahaan benar-benar memberi manfaat.

“Dialog yang terjalin hari ini dengan penuh kekeluargaan adalah fondasi utama untuk memastikan setiap program CSR yang dihadirkan benar-benar memberikan nilai tambah, mandiri, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Inyo menambahkan, perusahaan terbuka terhadap masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan program sosial ke depan.

Pertemuan antara perwakilan warga dan manajemen perusahaan kemudian berakhir dalam suasana kondusif. Kedua pihak sepakat menjaga komunikasi serta membangun koordinasi secara berkelanjutan guna mencari solusi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Bagi perusahaan, forum tersebut menjadi ruang untuk menyelaraskan pelaksanaan program sosial dengan kondisi dan kebutuhan warga di sekitar wilayah operasional. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *