Puji Penerapan Sistem Manajemen Talenta, Sekda Wowiling: Prof. Zudan Adalah Pahlawan ASN

Minahasa Utara283 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com- Penerapan sistem manajemen talenta dalam pengisian jabatan birokrasi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) diklaim berhasil meredam keriuhan politik pasca-pelantikan pejabat yang selama ini kerap mewarnai rotasi ASN.

​Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara, Novly Geret Wowiling, saat memberikan sambutan mewakili Bupati, pada Sosialisasi Penguatan Manajemen Talenta dalam Konsistensi Pengisian Jabatan yang berlangsung di Atrium Kantor Bupati Minut, Kamis (24/9/2026).

banner 336x280

​Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN-RI), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH.

​Dalam sambutan, Novly mengungkapkan bahwa implementasi manajemen talenta berbasis UU Nomor 20 Tahun 2023 dan Permenpan RB Nomor 19 Tahun 2023 telah membawa perubahan mendasar pada iklim kerja ASN di Minut sejak pertama kali diterapkan pada Januari 2024 lalu.

​”Sebelum manajemen talenta berlaku, setiap kali ada pelantikan pejabat, dinamika di luar sangat riuh dan riuh-rendah politiknya lumayan kencang. Tapi sejak kita terapkan sistem ini secara konsisten pada pelantikan massal pejabat Eselon II dan III di awal 2024, keriuhan itu praktis berkurang drastis,” ujar Novly.

​Menurutnya, transparansi dan standar kompetensi dalam manajemen talenta memberikan kepastian karir bagi para ASN yang memiliki kapasitas optimal.

Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah secara signifikan.
​Atas peran aktif Kepala BKN RI dalam mengawal transformasi birokrasi nasional dan sistem merit tersebut, Novly bahkan tak segan mengapresiasi figur Zudan Arif Fakrulloh di hadapan ratusan ASN yang hadir.

​”Tidak berlebihan jika kami dari jajaran ASN menyampaikan terima kasih mendalam. Ruang kesempatan emas bagi ASN yang kompeten kini terbuka lebar. Pak Prof. Zudan telah menjadi sosok sentral atau pahlawan bagi penataan karir ASN yang lebih fair,” tutur Novly yang juga menjabat sebagai Ketua Korpri Minut tersebut.

​Selain soal manajemen jabatan, Novly juga memaparkan geliat baru organisasi Korpri Minut di bawah arahan tata kelola modern. Salah satunya melalui program perlindungan dan ganjaran Purna Tugas bagi ASN yang memasuki masa pensiun.

​”Saat ini Korpri Minut mengelola saldo kas sekitar Rp400 juta yang bersumber dari iuran mandiri sekitar 4.100 ASN. Setiap ASN yang purna tugas kita berikan santunan ganjaran Rp2 juta. Ke depan, dana ini terus kita kaji agar memiliki daya guna yang lebih produktif dan langsung dirasakan manfaatnya oleh anggota,” pungkasnya. (Ficky)

​

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *