Tekan Inflasi di Kepulauan, Pemkab Minut Gelar Pasar Murah di Pulau Gangga

Minahasa Utara84 Dilihat
banner 468x60

​Minut,Narasione.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan di wilayah kepulauan. Melalui Dinas Perdagangan, Pemkab Minahasa Utara menggelar operasi pasar murah bersubsidi yang menyasar warga di Desa Gangga 1 dan Desa Gangga 2, Kecamatan Likupang Barat, Selasa (29/9/2026).

​Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi, menjaga pasokan bahan kebutuhan pokok, sekaligus memastikan keterjangkauan harga di tingkat konsumen, terutama bagi masyarakat yang bermukim di kawasan terluar.

banner 336x280

​Kepala Dinas Perdagangan Minahasa Utara, Maximelian Tapada, menjelaskan bahwa kehadiran pasar murah di pulau tersebut dirancang untuk meredam lonjakan harga komoditas utama yang kerap terimbas biaya logistik wilayah kepulauan.

​”Pasar murah ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Minahasa Utara untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan pasokan sembako aman dan warga kepulauan bisa mengakses kebutuhan mendasar dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar biasa,” kata Tapada di sela kegiatan.

​Antusiasme warga terlihat sejak pagi di lokasi penjualan. Penurunan selisih harga dari komoditas yang dijual dinilai efektif mengurangi beban pengeluaran rumah tangga warga pesisir.

​Sejumlah warga Desa Gangga 1 dan Gangga 2 mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah yang menjangkau desa mereka. Mengingat akses transportasi laut kerap menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi barang, keberadaan program bersubsidi ini dinilai sangat tepat sasaran.

​”Program seperti ini sangat terasa manfaatnya buat kami di kepulauan. Kami berterima kasih kepada Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung atas kepeduliannya, dan tentu kami berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar di sini,” ungkap salah satu warga setempat.

​Pemkab Minahasa Utara sendiri berkomitmen untuk terus memetakan titik-titik wilayah yang rentan terhadap gejolak harga pangan guna memastikan pemerataan distribusi bahan pokok di seluruh pelosok daerah.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *