Tekan Inflasi, Pemkab Minahasa Utara Gelar Gerakan Pangan Murah di Likupang Timur

Minahasa Utara147 Dilihat
banner 468x60


​Minut, Narasione.com– Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Pangan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Kamis, 11 Juni 2026. Bertempat di Desa Rinondoran, Kecamatan Likupang Timur, kegiatan ini dimulai sejak pukul 09.00 WITA hingga selesai.

Program strategis ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional No. 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Umum Kegiatan GPM dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Tahun 2026. Sumber dana pelaksanaan kegiatan ini sepenuhnya menggunakan APBD Dinas Pangan Tahun 2026.

banner 336x280

Kepala Dinas Pangan Minahasa Utara, Asriyadi Lalompoh, SSTP, MAP, menyampaikan bahwa esensi dari GPM ini bukan sekadar pasar murah biasa.

“Pemerintah melaksanakan GPM ini dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus sebagai langkah nyata dalam pengendalian inflasi daerah, terutama dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan. Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan harian yang bergizi seimbang bagi keluarga,” ujar Asriyadi.

Untuk menyukseskan program ini, pemerintah tidak bergerak sendiri. Pemkab Minahasa Utara menggandeng sejumlah mitra strategis, mulai dari Perum Bulog, Kios Unggas, hingga para pelaku usaha pangan setempat. Sinergi ini memastikan pasokan komoditas pokok tetap aman dan tersalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Masyarakat menyambut antusias program ini karena potongan harga (subsidi) yang diberikan sangat signifikan, yakni berkisar antara 10% hingga 50%, atau senilai Rp5.000 hingga Rp30.000 per komoditas di bawah harga pasar.

Sebagai contoh, Beras Premium yang harga normalnya mencapai Rp74.500, kini bisa ditebus warga hanya dengan harga Rp44.500 setelah disubsidi sebesar Rp30.000. Begitu pula dengan komoditas bumbu dapur seperti Cabe Rawit yang mendapatkan subsidi Rp20.000, sehingga harganya turun dari Rp110.000 menjadi Rp90.000. Bahkan, tepung terigu mendapatkan subsidi lebih dari 50% dari harga semulanya.

Berikut adalah daftar lengkap komoditas pangan murah yang tersedia dalam program GPM di Desa Rinondoran:

​Beras Premium: Rp44.500 (Subsidi Rp30.000 dari harga semula Rp74.500)

​Minyak Goreng: Rp13.500 (Subsidi Rp10.000 dari harga semula Rp23.500)

​Gula Pasir: Rp11.000 (Subsidi Rp10.000 dari harga semula Rp21.000)

​Daging Ayam: Rp28.500 (Subsidi Rp10.000 dari harga semula Rp38.500)

​Telur Ayam: Rp35.000 (Subsidi Rp20.000 dari harga semula Rp55.000)

​Terigu: Rp5.000 (Subsidi Rp6.000 dari harga semula Rp11.000)

​Cabe Rawit: Rp90.000 (Subsidi Rp20.000 dari harga semula Rp110.000)

​Cabe Keriting: Rp25.000 (Subsidi Rp10.000 dari harga semula Rp45.000)

​Tomat: Rp10.000 (Subsidi Rp5.000 dari harga semula Rp15.000)

​Bawang Putih: Rp20.000 (Subsidi Rp20.000 dari harga semula Rp40.000)

​Bawang Merah Premium: Rp55.000 (Subsidi Rp20.000 dari harga semula Rp75.000)

​Bawang Merah Magelang: Rp30.000 (Subsidi Rp20.000 dari harga semula Rp50.000)

Melalui intervensi harga ini, Pemkab Minahasa Utara berkomitmen untuk terus mengawal keterjangkauan daya beli masyarakat dan menjaga roda ekonomi daerah tetap stabil. (Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *