Aksi Nyata Bupati Joune Ganda Hijaukan Kembali Lahan Bekas Tambang PT MSM

Minahasa Utara21 Dilihat
banner 468x60

Minut, Narasione.com- Upaya pemulihan lingkungan di kawasan lingkar tambang Minahasa Utara (Minut) mendapat perhatian serius dari parlemen pusat.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), bersama Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, turun langsung melakukan penghijauan di area bekas galian tambang milik PT Meares Soputan Mining (MSM) yang berlokasi di Likupang Timur, Sabtu (6/6), Kemarin.

banner 336x280

​Aksi penanaman pohon ini menjadi bagian dari agenda kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI. Fokus utama kunjungan ini adalah mengevaluasi jalannya program reklamasi serta komitmen pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan tambang di daerah tersebut.

​Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menyatakan bahwa dukungan langsung dari DPR RI memberikan dorongan moral yang kuat bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan lingkungan. Apalagi, Likupang memegang status krusial sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang keasrian alamnya harus dijaga ketat.

​”Kehadiran Ketua Komisi IV DPR RI merupakan bentuk dukungan besar bagi ekosistem Minahasa Utara. Gerakan penghijauan di lahan eks tambang ini memotivasi kami untuk memastikan bahwa aktivitas investasi dan industri di daerah harus selalu berjalan selaras dengan perlindungan alam,” ujar Joune, Minggu (7/6/2026) saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

​Di sisi lain, Titiek Soeharto memberikan apresiasi terhadap langkah strategis yang diambil Pemkab Minut di bawah kepemimpinan Joune Ganda. Ia menilai pemerintah daerah cukup jeli dalam membangun kemitraan dengan sektor swasta untuk mendongkrak roda perekonomian masyarakat, khususnya lewat sektor pariwisata dan penguatan UMKM.

​Menurut Titiek, pelaku industri sebesar PT MSM wajib memberikan dampak positif yang nyata (multiplier effect), baik dari sisi ekonomi maupun tanggung jawab terhadap kelestarian ekologi setempat.

​”Kami mengapresiasi cara Bupati merangkul pihak swasta seperti PT MSM untuk mendukung program-program daerah. Pola sinergi seperti ini sangat dibutuhkan, sehingga investasi skala besar bisa berdampak langsung pada kesejahteraan warga lokal,” ungkap Titiek Soeharto.

​Kunjungan kerja ini menegaskan kembali pentingnya menjaga keseimbangan tiga pilar utama di daerah, yaitu keberlanjutan sektor industri, penguatan ekonomi berbasis kerakyatan, dan kewajiban menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan Minahasa Utara.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *