GPC 2026: Komitmen ‘All-In’ Pemkot Manado Lindungi Pulau-Pulau Kecil

Manado105 Dilihat
banner 468x60

MANADO – Kota Manado bersiap mengukir sejarah sebagai tuan rumah pertama di luar Pulau Jawa untuk perhelatan nasional Green Press Community (GPC) 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Manado secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap agenda yang akan membedah berbagai isu strategis seputar pelestarian lingkungan hidup ini.

Dukungan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari misi besar Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga ekosistem wilayah pesisir.

banner 336x280

Fokus pada Jurnalisme Lingkungan

Tahun ini, GPC mengusung tema “Jurnalisme Melindungi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil”. Isu ini dinilai sangat krusial bagi Sulawesi Utara yang memiliki karakteristik geografis kepulauan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Manado, Noviyanti Ningsih Mongkau, SE, menegaskan bahwa terpilihnya Manado sebagai lokasi kegiatan merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

“Kami merasa bangga karena Sulawesi Utara, khususnya Manado, dipercaya menjadi pusat diskusi lingkungan berskala nasional. Ini sejalan dengan kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang sangat peduli pada tata kelola lingkungan,” ujar Noviyanti.

Sinergi dengan Program Strategis Kota

Menurut Noviyanti, semangat GPC 2026 sangat relevan dengan upaya Pemkot Manado yang tengah gencar membenahi infrastruktur ekologis. Fokus utama pemerintah saat ini meliputi:

  • Transformasi Pengelolaan Limbah: Peningkatan sistem manajemen sampah terpadu secara berkelanjutan.
  • Akses Sumber Daya: Penyediaan air bersih dan layanan air minum layak konsumsi bagi seluruh lapisan masyarakat.
  • Konservasi Habitat: Perlindungan kawasan hutan mangrove yang juga menjadi rumah bagi primata endemik Sulawesi, Tarsius.

Momentum Edukasi Publik

Keberadaan Pulau Bunaken yang mendunia menjadi alasan kuat mengapa perlindungan ekosistem bawah laut dan hutan mangrove tidak bisa ditawar. Pemkot berharap GPC 2026 tidak hanya berhenti di meja diskusi jurnalis, tetapi mampu mengedukasi masyarakat lokal tentang tantangan lingkungan yang sedang dihadapi Indonesia.

“Ini adalah momentum strategis. Melalui sinergi antara jurnalisme dan kebijakan publik, kita ingin memastikan kekayaan alam Manado tetap lestari untuk generasi mendatang,” tutup Noviyanti.

Agenda GPC 2026 sendiri akan diisi dengan serangkaian workshop, talkshow, dan konferensi yang melibatkan berbagai pakar lingkungan serta insan pers dari seluruh Indonesia.(Ficky)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *